Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kisah Fahira Idris Bertemu Habib Rizieq Shihab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Maret 2012 05:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menyebut nama Habib Rizieq Shihab atau Front Pembela Islam (FPI), sebagian orang pasti mengaitkannya dengan kekerasan atau sikap garang. Wajar, di banyak media jejaring sosial, nama dan lembaga ini sering menjadi sasaran kecaman atau hujatan.

Tapi benarkah Habib Rizieq Shihab dengan FPI-nya adalah seorang yang keras dan garang? Untuk yang satu ini, sedikit orang yang rela datang untuk bertanya langsung, ber-tabayyun dan menemui sang Habib. 

Adalah Fahira Idris, seorang wanita yang menekuni dunia kewirausahaan dengan terang-terangan berani mengunjungi Kantor DPP  Jalan Petamburan untuk bertabayun terhadap fenomena kekerasan yang sering ditulis media massa dan selalu disematkan terhadap salah satu ormas Islam tersebut.

Alkisah, pada awal tahun 2010, di mana ketika masyarakat disibukkan dengan kasus Ciketing. Anak sulung pengusaha Fahmi Idris ini justru tidak tertarik ikut – ikutan menghujat FPI melalui Twitter atau Facebook, sebagaimana umumnya masyarakat Indonesia melihat FPI.

Fahira yang juga Ketua Saudagar Muda Minangkabau ini justru memilih mencari tahu di mana kantor sekretariat FPI. Melalui Uni Lubis, seorang temannya di Twitter yang juga seorang Pimred di sebuah stasiun televisi swasta, Fahira akhirnya mendapatkan juga alamat dan nomor telpon lengkap Kantor FPI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Bersama 15 orang pengguna Twitter, Fahira mengunjungi Kantor DPP FPI guna mencari tahu langsung ketidak-setujuannya atas pemberitaan kekerasan yang sering dilakukan oleh organisasi Islam ini.

Rupanya, kedatangannya diterima langsung Habib Muhammad Rizieq Shihab dan seluruh pengurus DPP FPI. Fahira juga kaget, ketika itu ia juga bertemu Dr Jose Rizal dari MER-C.

Yang lebih kaget adalah sambutan yang diberikan pihak FPI kepadanya. Tidak “segarang” seperti yang sering ia dengar baik di media massa ataupun media jejaring sosial.

Bahkan Habib Rizieq justru menyampaikan rasa terima kasihnya atas kedatangan Fahira karena telah ber-tabayyun langsung ke FPI.

“Saya mengucapkan terima kasih karena Anda mau ber-tabayun ke majelis kami. Jarang sekali ada orang mau melakukan ini ketika mendengar berita berita mengenai FPI,” begitu ucapan Habib Rizieq sebagaimana diceritakan ulang Fahira kepada hidayatullah.com, Selasa (06/03/2012) kemarin.

Menurut Habib Rizieq, saat menerima Fahira, pemberitaan mengenai FPI selama ini media sangatlah tidak berimbang dan cenderung menjadi kendaraan dari kepentingan-kepentingan yang ingin membangun image buruk tentang organisasi ini. Terlebih setiap kasus-kasus FPI tersebut selalu dikaitkan dengan kasus-kasus lama yang sebenarnya sudah selesai secara hukum dan di mana FPI sudah mempertanggung jawabkannya secara konstitusi.

Karena itu, ketika banyak orang meminta FPI bubar, ia adalah salah seorang yang secara tegas menolak organisasi ini bubar.

Menurut Fahira, FPI punya hak berkumpul dan berserikat yang merupakan hak asasi manusia dan hak setiap warga Negara sebagamana dilindungi undang-undang.

“Selama itu bisa memberikan manfaat dan tidak melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat, kehadiran FPI adalah hak yang harus dihargai. Justru dengan bekerja sama bersama pihak kepolisian, FPI sebagai salah satu ormas Islam bisa menjadi alat katalisator masyarakat.”

Menurutnya, FPI bisa menjadi corong komunikasi untuk menginformasikan kegiatan kegiatan yang meresahkan masyarakat seperti asusila, kejahatan dan hal – hal yang melanggar norma agama lainnya. Namun FPI tetap harus menyerahkan hak eksekusinya kepada pihak berwajib.

Ketua harian PERBAKIN ini menyarankan agar FPI bisa lebih berani juga untuk melawan opini-opini miring yang tidak berimbang terhadap dirinya.  

Salah satu kekurangan FPI, menurut Fahira, adalah masalah sosialisasi kegiatan dan program.

“Padahal banyak kegiatan kemanusiaan yang telah dilakukan oleh FPI mulai dari bantuan relawan dan kemanusiaan di bencana Tsunami Aceh hingga ke Mesuji.”

Fahira juga berharap FPI bisa membuat sosial media untuk bisa meng-update setiap kegiatan-kegiatannya, agar masyarakat juga tahu setiap prestasi kegiatan baik keagamaan maupun sosial yang sudah dilakukan.

Ke depan, Fahira berharap FPI bisa lebih elegan dalam menghadapi permasalahan keumatan dan bisa melakukan kerjasama dengan baik bersama pihak berwajib.*/thufail

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FPIislamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negara Muslim Tolak Bahas Homoseks di PBB
Tulisan selanjutnya Pakai Nama Brevik Toko Pakaian Diprotes Warga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?