Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemakaman Penuh Penduduk Dilarang Wafat

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2012 15:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Walikota sebuah kota Italia selatan mengejutkan warganya dengan sebuah perintah yang mustahil untuk dipatuhi, yaitu jangan mati, karena lahan pemakaman semakin terbatas, lansir Russia Today (15/03/2012).

Walikota Guilio Cesare Fava dalam surat larangannya ditujukan kepada 4.000 penduduk Falciano del Massico menyebutkan bahwa “Dilarang bagi warga … pergi ke luar lingkaran kehidupan dunia dan menuju ke alam akhirat.

Masalah tersebut muncul setelah Falciano, terletak sekitar 50 km arah utara Naples, mendapatkan hak otonomi pada tahun 1964 dari wilayah tetangga, Carilona, yang memiliki pemakaman sendiri.

“Masalah timbul saat mereka membagi wilayah, karena saat mereka memecah lahan, pihak pemerintah tidak memikirkan fakta bahwa kota Falciano tidak akan memiliki tempat pemakaman sendiri,” kata walikota menajelaskan.

Orang-orang yang meninggal di dua kota tersebut dikubur di pemakaman tua yang ada, sampai akhirnya tempat itu penuh. Rencana perluasan pun dibuat, tapi warga kedua wilayah tidak mencapai kesepakatan yang memuaskan mereka. Maka Falciano kemudian berencana membuat pemakaman baru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tidak ada lagi lahan kosong dan warga protes, jadi saya mengeluarkan peraturan sebagai berikut: ‘Kepada para warga, sementara kita menunggu pembangunan pemakaman baru, saya perintahkan kalian agar tidak meninggal dunia, sehingga kita tidak punya masalah,” kata Fava kepada Associated Press.

Sebagian besar warga berpendapat, tidak mungkin kota mereka tidak memiliki pemakaman sendiri. Terlebih mereka meyakini bahwa menguburkan anggota keluarga di lokasi yang jauh dari tempat tinggal adalah sesuatu yang salah. Namun, tentu saja mereka tidak menganggap serius larangan walikota. Lagipula sudah ada dua orang yang melanggar aturan Fava itu dengan meninggal dunia pada 5 Maret lalu, lapor koran Italia La Stampa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Klarifikasi Pemberitaan Metro Tentang Al-Qaidah di Univ. Al Iman
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Sepakat Tolak Kenaikan BBM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?