Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uganda: Didanai Asing LSM Pro Homoseksual Merusak Budaya

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2012 08:22
Bagikan
Kaum Homo unjuk rasa di depan Kedubes Uganda di London
Bagikan

Hidayatullah.com—Uganda mengumumkan telah melarang 38 lembaga swadaya masyarakat yang diangap merusak moral bangsa karena mengusung homoseksual.

Menteri Etika dan Ingtregitas Simon Lokodo mengatakan bahwa LSM-LSM itu mendapat dukungan dari luar negeri untuk kaum homoseksual Uganda dan “merekrut” anak-anak muda ke dalam homoseksual.

“Saya sangat yakin sekali bahwa ke-38 LSM itu, jika tidak lebih [jumlahnya], eksis bukan untuk urusan kemanusiaan, melainkan untuk menghancurkan tradisi dan budaya negeri ini dengan mempromosikan homoseksual,” kata Lokodo, Rabu (20/6/2012), sebagaimana dikutip Guardian.

“Kami mendapati bahwa, dengan alasan kepedulian pada kemanusiaan, organisasi-organisasi ini digunakan untuk mempromosikan budaya negatif. Mereka menggalakkan homoseksual, seakan itu merupakan perilaku seks terbaik,” papar Lokodo.

Menteri Lokodo menegaskan, “Jika LSM-LSM itu masih terus beroperasi, maka mereka bertindak ilegal. Mereka akan ditindak dan dihadapkan ke pengadilan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Homoseksual di Uganda adalah ilegal. Sebuah rancangan undang-undang yang menuntut hukuman lebih berat kepada pelaku atau pendukung homoseks –termasuk pemberi dana, sedang digodok.

Dalam RUU sebelumnya ditulis bahwa homoseksual dapat diganjar hukuman mati. Namun, ketentuan itu kemudian diganti dengan yang lebih ringan, setelah pemberi bantuan internasional mengancam akan memangkas bantuan untuk Uganda jika ketentuan itu diberlakukan.

“Homoseksual adalah ilegal, tidak dapat diterima dan asing bagi budaya kami. (Homoseksual) itu tidak memiliki aspek positif sama sekali. Jika homoseksual diresmikan dan dilegitimasi, maka tidak akan ada masa depan bagi masyarakat. Tidak ada yang namanya pasangan orangtua terdiri dari pria dengan pria atau wanita dengan wanita. Kami sangat menentangnya,” tegas Lokodo.

Pada hari Senin kemarin, ia memerintahkan penggerebekan sebuah loka karya homoseksual yang digelar oleh East and Horn of Africa Human Rights Defenders Project di sebuah hotel di pinggiran ibukota Kampala.

Polisi yang dilengkapi peralatan anti huru-hara membarikade tempat itu selama beberapa jam. Sekitar 15 orang dari Uganda, Rwanda, Kenya dan Tanzania ditanyai dan kemudian dibebaskan tanpa tuduhan.

Jurubicara polisi Idi Senkumbi kepada Reuters mengatakan, “Mereka ditanyai tentang apa yang sebenarnya mereka kerjakan dan pertemuan apa yang sedang mereka hadiri.”

Sebelumnya pada bulan Februari, Lokodo memerintahkan hal serupa, di mana petugas mendatangi konferensi tentang homoseksual.

Frank Mugisha pimpinan LSM bernama Sexual Minorities Uganda menuding pemerintah menggunakan isu homoseksual untuk mengekang kebebasan berekspresi dan berkumpul.

Organisasinya, kata penerima penghargaan John F Kennedy Human Rights Award tahun lalu itu, akan menentang segala bentuk larangan.

“Kami akan terus beroperasi dan terus mengadakan konferensi,” ujarnya.

Sedangkan Mohammad Ndifuna, direktur organisasi yang termasuk dilarang Human Rights Network Uganda, kepada Reuters mengatakan bahwa pemerintah menggunakan berbagai macam ancaman atas LSM untuk berbagai alasan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asingLSMold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abdullah Jaidi Terpilih Lagi Jadi Pimpinan Al Irsyad Al Islamiyah
Tulisan selanjutnya MER-C Mengatakan Tak Pernah Dukung Rezim Syiah Bashar Assad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?