Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din Syamsudin : Jangan Biarkan Kapitalisme Merajalela di Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2013 11:29 11:29 am
Ahmad
Dipublikasikan 30 Agustus 2013 11:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua PP Muhammadiyah Dr Din Syamsudin menilai terpuruknya pengaruh pengusaha lokal terhadap kekuatan ekonomi nasional tidak terlepas dari kebijakan pemerintah saat ini. Din menilai kebijakan ekonomi pemerintah terlalu memberikan ruang terbuka kepada pengusaha asing.

“Hal ini telah menciptakan konglomerasi di Indonesia,” jelasnya dalam kegiatan penandatanganan Kerjasama Peningkatan Edukasi di Bidang Perlindungan Konsumen dan Pemberdayaan Pasar Tradisional dengan Kementerian Perdagangan di kantor PP Muhammadiyah, Kamis (29/08/2013) kemarin.

Din menjelaskan bahwa dampak dari dominasi konglomerasi di perekonomian Indonesia ini sangat berpengaruh baik kepada pengusaha muslim maupun bangsa Indonesia secara umum. Ia juga menuduh pemerintah telah melakukan kerjasama dengan para konglomerat untuk menciptakan kekerasan pemodal dan ekonomi terhadap rakyat kecil.

“Jika kekerasan kapitalisme telah berselingku dengan kekerasan pemerintah ini adalah awal kehancuran Indonesia,” tegasnya lantang.

“Ekonomi Indonesia jangan terjebak pada ekonomi kapitalisme ataupun sosialisme, harus ada jalan tengah,” tambah sekretaris umum Majelis Ulama Indonesia ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Din juga menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia terhadap pasar bebas adalah keniscayaan. Namun, bukan berarti harus menjual seluru identitas bangsa kepada pasar bebas.

“Kita bisa belajar pada bangsa China ketika menghadapi pasar bebas,” jelasnya lagi.

Menurut Din, China tidak kaku menghadapi pasar bebas dan China juga tidak menelan mentah-mentah arus pasar bebas di negerinya.

“China terbuka dengan pasar bebas yang tidak bertentangan dengan pribadi bangsa China,” jelasnya.

Din juga menilai salah satu kesuksesan China dalam membangkitkan perekonomiannya adalah dengan tidak menyerahkan sepenuhnya aturan ekonomi pada mekanisme pasar bebas. Negara harusnya berani melakukan perlindungan kepada produk-produk dan pengusaha lokal.

“Lalu melakukan revitalisasi masyarakat,” tegasnya lagi.

Sebagai negara agraris dan maritim, Din berharap Indonesia bisa jadi tuan rumah kekuatan ekonomi di negerinya sendiri. Menurutnya percuma jika pembangunan terus menciptakan gedung pencakar langit jika disekelilingnya masih terhadap manusia pribumi yang menderita karena kemiskinan dan diskriminasi konglomerat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panglima: Jangan Bangga Pakai Produk Luar
Tulisan selanjutnya Sudan Selatan Gaji Ribuan Aparat Polisi Hantu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?