Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bela Amerika, Prancis Larang Muslim Memprotes Film

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 17 September 2012 19:54
Bagikan
Polisi Prancis tangkap Muslim yang berdemonstrasi (15/9/2012).
Bagikan

Hidayatullah.com–Prancis memberlakukan larangan demonstrasi anti Amerika Serikat yang dipicu oleh film “Innocence of Muslims”.

Sebanyak 150 orang telah ditangkap di Paris, menyusul demonstrasi di dekat Kedutaan Amerika Serikat di mana tiga anggota polisi terluka, lapor Euronews Senin (17/9/2012).

“Saya tidak akan membiarkan wanita berkerudung penuh, shalat di jalanan atau slogan-slogan keras menentang sekutu kami [AS] terdengar di jalan-jalan kota kami. Jadi saya akan sangat tegas. Juga, segelintir orang ini jangan disamakan dengan mayoritas warga teman kita, mereka mengkarikaturkan Islam seakan itu dilakukan di negara kita,” kata Menteri Dalam Negeri Prancis Manuel Valls, dikutip Euronews.

Sementara itu France24 melaporkan, Mendagri Manuel Valls mengatakan kepada stasiun televisi France 2 bahwa di antara 250 orang demonstran yang berunju rasa pada hari Sabtu kemarin ada yang berasal dari kelompok “Islam radikal”. Namun, mereka tidak mewakili Islam moderat yang dipraktekkan oleh sebagian besar Muslim Prancis.

Kebijakan larangan demonstrasi menentang Amerika Serikat terkait film yang melecehkan Islam dan Nabi Muhammad itu dibuat hanya satu hari setelah polisi menangkap 150 orang yang berdemonstrasi dekat Kedutaan AS hari Sabtu kemarin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya telah mengeluarkan instruksi sehingga ini [demonstrasi anti AS] tidak akan terjadi lagi, kata Valls dikutip France24, Ahad (16/9/2012).

“Protes-protes ini dilarang. Apapun yang menyulut kepada kebencin harus diperangi dengan sangat tegas,” kata Valls lagi.

Pada hari Ahad kemarin, kantor kejaksaan di Paris juga mulai melakukan penyelidikan atas demonstrasi yang dilakukan warga Muslim yang disinyalir tidak memiliki izin.

Jurubicara kejaksaan Agnes Thibault Lecuivre mengatakan, kejaksaan akan mencari tahu bagaimana demonstrasi besar itu bisa dilakukan tanpa izin.

Prancis adalah negara dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di Eropa. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikafilmislamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Farid Okbah: Penyebaran Syiah Sudah Masuk Persiapan Asykariyah
Tulisan selanjutnya Habib Ahmad Zein: Klaim Jalaludin Rahmat Syiah 2,5 Juta Sebuah Kebohongan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?