Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jurnalisme Indonesia Berada di Titik Nadir

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 Oktober 2012 16:57
Bagikan
tidak ada penulis yang hebat kecuali ia memulainya dengan kemampuan membaca
Bagikan

Hidayatullah.com—Jurnalisme Indonesia berada di titik nadir sejak media dikooptasi oleh politik dan uang. Hal ini disampaikan oleh Iwan Pilliang pegiat media sosial Indonesia dalam diskusi publik “Media dan Pembentukan Watak Pemimpin Bangsa”  yang diadakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah,. Jl. Menteng Raya No.62 Jakarta, Selasa (16/10/2012).

Kesalahan fundamental dari kesalahan menulis para jurnalis di Indonesia adalah tidak memahami hakikat menulis itu sendiri. Padahal kunci dari menulis itu diajarkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wassalam.

“Dasar menulis itu adalah Iqra’ (membaca),” jelas Iwan Pilliang.

Menurutnya tidak ada penulis yang hebat kecuali ia memulainya dengan kemampuan membaca yang hebat.

Sementara menurutnya, minat membaca jurnalis yang minim jelas membuat kapabilitas dia sebagai jurnalis dipertanyakan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sekarang mencari penulis yang suka membaca di negeri ini ibarat mencari jarum dalam jerami,” tambahnya.

Karena itu sebelum membicarakan perang media. Seorang jurnalis harus bisa menguasai dasar-dasar pokok dari jurnalistik. Memisahkan opini pribadi dengan tanggung jawab menyampaikan informasi yang objektif hingga memahami kaidah dasar kalimat subjek, predikat, objek dan keterangan (SPOK).

Bagaimana jurnalis indonesia mau menang melawan westernisasi sedangkan kualitas dasar jurnalistiknya saja masih lemah.

Hal ini diperburuk lagi dengan banyaknya kepentingan politis di balik media itu. Terlebih intervensi pemodal dalam independensi jurnalis itu sendiri.

Sebelumnya,  Dr. Haidar Nasir dalam pengantarnya mewakili Ketua Umum PP Mummadiyah Prof Dr.Din Syamsudin yang berhalangan menjelaskan agar umat Islam bisa menjadikan media sebagai salah satu kekuatan perubahan.  Ia juga mengatakan sangat penting umat Islam menguasai media.

Terlebih kondisi ancaman westernisasi yang menginvasi bangsa Indonesia lebih banyak dilakukan melalui perang media.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:mediaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Melihat Ancaman Westernisasi, Penting Umat Islam Kuasai Media
Tulisan selanjutnya Dede Oetomo Akan Perjuangkan Hak Aliran Sesat di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?