Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sejumlah Ketentuan Syariat Islam Masuk ke Revisi KUHP

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 September 2003 07:47 7:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 September 2003 07:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra mengatakan hal itu di Jakarta, kemarin. “Sekarang ini kan KUHP kita memang menganut ketentuan- ketentuan dari hukum adat, hukum Belanda yang telah diterima oleh masyarakat Indonesia, konvensi internasional yang berlaku, dan hukum Islam sendiri,” katanya seperti dikutip Media Indonesia. Namun, katanya, masih ada perbedaan dalam ketentuan-ketentuan hukum tersebut, misalnya untuk masalah perzinahan dan santet. Yusril menjelaskan bahwa dalam hukum Islam yang dimaksud perzinahan adalah hubungan suami istri yang dilakukan oleh dua pihak yang tidak terikat status pernikahan, sedangkan dalam hukum Belanda dan Barat lainnya, perzinahan didefinisikan sebagai hubungan suami istri yang dilakukan oleh dua pihak dan salah satu pihak telah terikat pernikahan. “Padahal, berdasarkan survei kita baik kepada orang Islam maupun Kristen, mereka mengatakan perzinahan itu seperti yang berlaku dalam hukum Islam,” kata Yusril. Mengenai santet, katanya, juga akan diatur dalam revisi KUHP karena santet bisa digunakan untuk melakukan kejahatan, misalnya orang mendatangi tukang santet untuk merencanakan pembunuhan, sehingga perbuatan jahatnya bukan hanya pembunuhan terencana tetapi juga santetnya, meskipun dalam hukum Islam, santet tidak diancam hukuman penjara. “Dalam hadis hanya disebutkan bahwa barang siapa yang mendatangi tukang tenung itu, maka ibadahnya selama 40 hari 40 malam tidak akan diterima Allah,” kata Yusril. Artinya, dalam hukum Islam, santet atau tenung itu hanya diberi sanksi akhirat. Sementara itu, menanggapi rencaka Menkeh dan Ham ini, Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta Syarif Hidayatullah Prof Azyumardi Azra mengatakan, jika syariat Islam tetap dipaksakan dari unsur keadilan, akan muncul diskriminasi hukum di antara warga negara. Diskriminasi itu, kata dia, justru hanya akan menimbulkan masalah sosiologis di kemudian hari. “Misalnya, muslim yang zina dirajam, tetapi yang bukan muslim cukup dipenjara,” katanya. Azyumardi mengatakan hal itu dalam seminar sekaligus peluncuran buku Shar’iah and the Politics of Modern Indonesia di Jakarta, Jumat. Acara yang digelar Centre for Strategic and International Studies (CSIS), lembaga yang pernah dekat dengan Orde Baru ini. Selain Azyumardi, CSIS juga menghadirkan kanditat doktor di Universitas Melbourne, Australia, Arsekal Salim, Samsu Rizal Panggabean dari Center for Security and Peace Studies, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dan Farish A Noor, peneliti di Centre for Modern Orient Studies di Berlin, Jerman. Menurut Azyumardi, dari segi pemahaman, sebenarnya syariat Islam tidak popular di tengah masyarakat. Merujuk pada sebuah penelitian yang dibuat Universitas Islam Negeri Jakarta Syarif Hidayatullah, ia mengatakan, jauh di bawah 50% responden tidak setuju hukum potong tangan dan rajam sampai mati diberlakukan. Tetapi hampir semua responden yang beragama Islam setuju jika syariat Islam diterapkan konsisten untuk kegiatan ritual seperti salat dan puasa. “Ini menandakan di kalangan muslim syariat Islam belum jelas,” ujar dia. (MI)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapolri Temui Pimpinan MUI
Tulisan selanjutnya Pembina Rohani Tentara AS Ditahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Berita
28 September 2026 07:00
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia

Terbaru

  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?