Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Chip Pintar Bisa Bacakan Informasi untuk Tuna Netra

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Maret 2013 06:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bagi yang punya hambatan penglihatam, jangan khawatir lagi. Sekarang sudah ada ponsel cerdas bisa membantu kaum tuna netra dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu aplikasi yang membantu tuna netra adalah “Mindtags”. Program ini berfungsi seperti “juru bisik”. Mindtags memberi suara bagi chip eletronik yang ditempelkan pada barang seperti papan informasi, penunjuk jalan atau kardus kemasan. Erich Thurner yang mengembangkan “Mindtags” bersama koleganya, juga seorang tuna netra. Daya penglihatannya hanya tinggal satu persen, demikian dikutip DW.DE.
Baju ‘Berbicara’ Berkat NFC

Aplikasi smartpone ini bisa membantu seorang tuna netra misalnya, menemukan pakaian yang sesuai hanya dengan cukup menggerakkan smartphonenya ke dekat label pakaian. Di label tersebut ada chip dalam bentuk kancing kecil yang memiliki informasi yang dibutuhkan Thurner. Dari ponselnya akan terdengar suara perempuan yang dengan nada datar melaporakan: “Kaos, kuning, lengan pendek.” Atau: “Celana jeans, biru.” Pakaian Thurner bisa “beribicara” berkat kancing elektronik dan ponselnya.

Teknologi yang digunakan Thurner bernama Near Field Communication (NFC) yang sebenarnya berfungsi untuk bisa membayar lewat ponsel tanpa uang tunai. Tapi NFC tidak dibatasi penggunaanya dan pengembangannya tersedia gratis bagi para programer. Jika ponsel mengenali chip transponder, maka sinyal akan dikirimkan ke chip, dan chip mengirim informasi yang tersimpan kembali ke ponsel. Kalau ponsel tersambung dengan internet, maka informasi tambahan yang berada di server lain bisa diketahui.

Chip NFC bisa dipasang di gelang, gantungan kunci, kancing dan gambar tempel
Berkat aplikasi “Mindtags”, informasi teks atau audio bukan lagi masalah bagi kaum tuna netra. Keuntungan lain dari chip NFC bagi tuna netra adalah, sebagai gambar tempel, kancing atau kartu chip, benda ini mudah teraba. Chip ini bisa dipasang pada CD, buku atau kemasan obat. “Sangat berguna bagi lemari obat saya. Karena di kemasan hanya nama obat yang tertera dalam huruf braille. Tapi tidak ada keterangan produk, batas waktu pemakaian, atau dosis”, ujar Thurner.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Proyek Masa Depan “Mindtags”

NFC tidak hanya menarik bagi individu. Museum pun mulai melirik teknologi ini. Harga satu NFC hanya 1 Euro atau sekitar 12.000 Rupiah. Jadi ini peluang murah untuk memperbaiki pelayanan bagi pengunjung museum. Ilmuwan Regina Franken-Wendelsdorf tengah menggarap proyek bagi Pergamonmuseum di Berlin. Ia ingin memungkinkan pengunjung museum yang tuna netra agar bisa turut menyimak film, wawancara dan tawaran khusus lainnya langsung di hadapan barang pameran lewat teknologi gelombang melalui ponsel atau tablet.

Tapi sebelum proyek museum dan penerapan lain terwujud, “Mindtags” masih harus mengatasi beberapa masalah. Jangkauan chip NFC baru maksimal dari jarak empat sentimeter. Data yang lebih rumit kebanyakan berasal dari internet smartphone. Namun, sambungan internet murah atau gratis tidak selalu ada. Tapi Thurner optimis. Menurutnya, masalah ini pasti bisa ditangani lebih mudah, dibandingkan rintangan yang harus dihadapi kaum tuna netra setiap harinya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Batal Penghargaan dari Amerika Setelah Twitternya Anti Yahudi
Tulisan selanjutnya Militer Thailand Dituduh Tembaki Pengungsi Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?