Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Thailand Dituduh Tembaki Pengungsi Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Maret 2013 07:04 7:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Maret 2013 07:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menyedihkan kisah hidup etnis Muslim Rohingya. Di dalam negeri mendapat kekerasan, ingin ke negeri lain juga disambut kekerasan. Kabar terbaru, militer Thailand telah dituduh menembaki para pencari suaka Rohingya yang melarikan diri dari konflik di Burma barat, dikutip Radio ABC, Sabtu (09/03/2013) orang-orang yang berada di kapal mengatakan, mereka terjun ke laut dan berencang ketika aparat Thai menarik kapal mereka ke perairan internasional.

Dikatakan para saksi, tentara Thai kemudian melepaskan tembakan. Namun militer membantah menembaki pencari suaka, namun penduduk desa Thai mengatakan, mereka menemukan dua mayat dari laut, satu dengan luka tembak di kepala.

Bentrokan antara etnik Rakhine yang Budhist dan etnik Rohingya yang Muslim di Burma barat memaksa ribuan orang mengungsi dengan kapal.

Sekitar 5.000 sampai 6.000 orang sejauh ini telah tiba di Thailand melalui perjalanan yang berbahaya.

Dalam kasus ini, empat pria menuduh aparat Thai menarik kapal mereka ke laut agar mereka tidak berada di wilayah Thailand, dan kemudian melepaskan tembakan ketika mereka terjun dari kapal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orang-orang itu mengatakan, beberapa tembakan peringatan dilepaskan, tapi tidak jelas apakah aparat Thai sengaja menembaki mereka yang berada di air.

Akan tetapi, seorang pria yang selamat, Rafik, mengatakan kepada ABC, bahkan ketika ia berenang, ia tahu ada satu atau dua orang yang tewas.

“Ketika kapal ditarik, kami takut kami akan dibawa ke laut, maka 10 samapi 15 orang terjun ke air. Kemudian mereka melepaskan tembakan,” katanya.

Dari 15 yang terjun ke laut, paling sedikit delapan orang masih belum diketahui nasibnya.

Suara tembakan

Kapal yang membawa sekitar 100 orang Rohingya itu pertama mencapai Thailand setelah kehabisan bakan bakar.

Sebuah kapal nelayan yang lewat menariknya ke Pulau Surin, di utara Phuket, dimana penduduk desa memberi mereka makan dan air sebelum memanggil pihak berwenang untuk membantu para pendatang itu.

Video yang diberikan kepada ABC menunjukkan, sebuah kapal Angkatan Laut Thailand dan sebuah kapal dari Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri berada di pulau itu.

Para pengungsi Rohingya itu mengatakan, setelah pihak berwenang tiba, mereka disuruh kembali ke kapal dan ditarik ke laut.

Tidak ada video yang diperoleh ABC yang menunjukkan penembakan. Akan tetapi, penduduk desa menegaskan, mereka mendengar tembakan dan kemudian menemukan mayat dua orang di air.

ABC menyaksikan dua kuburan baru dimana penduduk desa mengatakan, mereka mengubur kedua mayat itu. Dikatakan, satu mayat mempunyai luka tembak di kepala.

Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri Thailand membantah tudingan itu.
Sebuah statement mengatakan: “Tuduhan itu tidak benar. Tidak ada insiden seperti itu. Mereka tidak ditembak oleh aparat Thailand.”

Tidak jelas apa yang terjadi pada kapal pencari suaka tadi dimana katanya terdapat sekitar 100 orang Rohingya lainnya.

Para pencari suaka itu jelas terlihat dalam video di pulau itu, yang menggambarkan sekelompok besar pria dengan beberapa wanita dan anak-anak.

Ini bukan pertama kalinya tudingan seperti itu dilontarkan pada piihak berwenang Thailand, yang bulan lalu dituduh mengambil mesin dari sebuah kapal Rohingya yang kemudian terapung-apung sampai ke Sri Langka selama 25 hari. Dari 130 orang di kapal itu, 97 tewas.

Hukum internasional dan HAM, rupanya belum cukup mampu melihat persoalan kemanusiaan secara adil.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Chip Pintar Bisa Bacakan Informasi untuk Tuna Netra
Tulisan selanjutnya Pengamat Kepolisian; Diperlukan Pengawas Kepolisian yang Bisa Beri Sanksi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?