Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sistem Politik Indonesia Seperti Lomba Panjang Pinang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2013 10:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Terjun ke dunia politik digambarkan seperti menjalani pertandingan panjat pohon pinang. Untuk terjun ke dunia politik, lebih-lebih duduk di parlemen, seorang wakil rakyat harus kuat pertahanan. 

Namun, apabila tidak kuat, politisi atau birokrat bisa jadi akan terjerembab masuk ke dalam perangkap yang disebut Akib sebabagi “lingkaran setan”. Demikian dikatakan Ustadz Akib Junaid, dai lintas nusantara.

Dunia politik, ujar Akib penuh kemelut seperti dalam filosofi lomba panjat pinang. Pesertanya harus siap “berkotor-kotor”, siap “lepas baju”, siap “dinjak-injak” dan siap “menampakkan kemaluan”.

Pria yang juga anggota Dewan Syura PP Hidayatullah, ini menjelaskan orang yang ikut lomba panjat pinang harus siap berkotor-kotor, begitu pula yang kerap berlaku dalam dunia politik. 

“Jadi harus kuat pertahanan. Kalau tidak kuat pasti akan ikut kotor. Politik seperti lomba panjat pinang, pohon pinang memang sengaja dikotori dari sananya. Dilumuri oli pelumas, diberikan grease atau gemuk agar licin,” selorohnya dalam perbincangan dengan hidayatullah.com, Rabu (17/04/2013).  

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Orang yang terjun di ranah politk dan parlemen yang sarat dengan kepentingan, harus kuat pertahanan idealismenya, karena jika tidak ia bisa terjebak untuk rela “lepas baju”. Lepas baju, jelas Akib, maksudnya adalah lepas komitmen. 

“Seperti panjat pinang, peserta lomba panjat pinang harus lepas baju, siap berkotor-kotor. Wakil rakyat yang tidak pro rakyat, itu berarti telah melepas bajunya,” imbuhnya.

Selain harus melepas baju, peserta lomba panjat pinang juga harus siap diinjak-injak dan menginjak-injak. Ini pula yang kerap berlaku di dunia politik. Untuk sebuah kepentingan, pihak satu tega menginjak pihak lainnya. 

“Makanya dalam dunia politik populer isitilah politik belah bambu. Ada yang diinjak, ada yang diangkat,” katanya.

Meski demikian, tak sepenuhnya perpolitikan di Indonesia seperti tergambar dalam filosofi tradisi panjat pinang tersebut. Sebab tidak menutup kemungkinan masih ada dari wakil rakyat yang ikhlas memperjuangkan kepentingan-kepentingan rakyatnya, bukan kelompoknya semata. 

“Kita bedoa semoga negeri ini dberikan keberkahan dan kemuliaan oleh Allah dengan rakyatnya yang relijius, wakil rakyatnya amanah, dan kekayaan alamnya yang dikelola dengan baik untuk kesejahteraan rakyat,” harap Akib.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamold migratePKSpolitik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Austria Minta Libur Hari Raya sebagaimana Katolik
Tulisan selanjutnya Peran Miss World untuk Kebangsaan Tidak Signifikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?