Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Tak Pandai berbahasa Inggris Mahasiswa Asing Bakal Dideportasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2012 10:31 10:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2012 10:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 2.000 mahasiswa asing bakal dideportasi dari Inggris, karena dinilai tidak pandai berbahasa Inggris dan tidak layak untuk berada di negara itu.

Puluhan orang berdemonstrasi di luar Downing Street, tempat kediaman resmi perdana menteri Inggris, lapor Euronews, Kamis (30/8/2012).

Keputusan deportasi itu menyusul tindakan lembaga perbatasan Inggris yang melarang London Metropolitan University menerima dan mengajar mahasiswa dari luar Uni Eropa.

“Saya merasa mereka memperlakukan mahasiswa-mahasiswa internasional dengan sangat buruk, sebab kami sudah datang ke sini, sebagian bahkan menjual tanah, properti mereka untuk datang ke sini, untuk belajar, dan kami mendapatkan perlakuan semacam ini. Ini tidak adil,” kata salah seorang mahasiswa internasional, dikutip Euronews.

Pihak pemerintah berdalih, London Metropolitan tidak mengawasi dengan baik tingkat kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa asing yang belajar di sana dan banyak di antara mereka yang tidak berhak tinggal di negara itu.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Menteri Imigrasi Inggris Damian Green bersikeras mengatakan bahwa London Metropolitan tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

Green beralasan institusi yang tidak menjalankan peraturan sebagaimana mestinya tidak dapat ditolerir.

Otoritas imigrasi Inggris akan menilai sejauh mana mahasiswa asing bisa melanjutkan pendidikannya. Bagi mereka yang dianggap tidak layak, maka diberi waktu 60 hari untuk angkat buku dan koper dari Inggris atau bakal dideportasi.

Dilansir oleh The Telegraph (30/8/2012), laporan terbaru menunjukkan bahwa 60 persen universitas di Inggris memberikan tempat bagi para mahasiswa yang keterampilan berbahasa asingnya tidak lebih baik dari “kompeten”.

Tiga universitas lainnya juga dilaporkan akan dicabut sementara hak mereka untuk menerima mahasiswa asing.

Menurut Andrew Green, ketua Migration Watch UK, sebuah kelompok penekan bidang imigrasi, kelihatan sekali sebagian universitas lebih menjual imigrasi ketimbang pendidikan di lembaga mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kecam Suriah, Mursy dapat Pujian
Tulisan selanjutnya Lagi, Tentara NATO Ditembak Tentara Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?