Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Saham Syariah Tahan Guncangan Ekonomi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 4 November 2013 14:21 2:21 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 4 November 2013 14:21
Bagikan
Ilustrasi indeks saham.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasar saham syariah dinilai punya daya tahan lebih kuat terhadap guncangan ekonomi, saat kondisi perekonomian domestik maupun global masih belum stabil.

“Saham-saham syariah less resiko ketika terjadi gunjangan ekonomi,” kata Direktur Pengembangan Bursa efek Indonesia (BEI) Friderica Widyasari Dewi pada acara Workshop Wartawan Pasar Modal 2013 dengan tema ‘Pasar Modal Syariah,’ di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Minggu (3/11/2013).

Ia menjelaskan, dalam pasar saham syariah tidak mengenal saham perbankan. Alasannya simpel, karena dalam pasar saham syariah dilarang untuk memasukkan saham-saham yang jenis usahanya punya sistem ‘bunga’, salah satunya perbankan. Sementara itu, saham perbankan porsinya cukup tinggi di pasar modal Indonesia.

“Ketika terjadi guncangan ekonomi, kebanyakan yang kena itu di finansial seperti perbankan. Karena tidak ada saham-saham perbankan di pasar saham syariah, jadi less resiko kalau ada kondisi guncangan ekonomi,” katanya.

Saat ini, kata Friderica, sedikitnya ada 293 saham yang masuk dalam efek syariah. Dari besaran angka tersebut, didominasi dari sektor pertanian, pertambangan, jasa perdagangan, investasi, dan properti yang menyumbang sebesar 30%.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Tembus Rp 2.618 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menggenjot keberadaan pasar modal syariah di Indonesia.

Saat ini, nilai kapitalisasi pasar saham di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencapai Rp 2.618 triliun atau 58,4% dari kapitalisasi pasar BEI yang hingga tanggal 29 Oktober 2013 mencapai Rp 4.485 triliun.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengatakan, sejak tahun 2011, pasar modal syariah di Indonesia terus mengalami perkembangan yang signifikan. Hingga Oktober 2013, ada penambahan sedikitnya 746 investor syariah, 22 reksadana syariah baru dengan rata-rata pertumbuhan Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar 30%, dan peluncuran Exchange Traded fund (ETF) berbasis syariah pertama di Indonesia.

“Secara berkesinambungan, OJK memperbarui Daftar Efek Syariah (DES) setiap 6 bulan sekali pada bulan Mei dan November,” ujar Muliaman, dalam laman Buletin Info.

Untuk meningkatkan pasar saham syariah di pasar modal, Muliaman menjelaskan, OJK bersama BEI dan Self Regulatory Organization (SRO) lainnya, seperti PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyelenggarakan sosialisai mengenai pasar modal syariah melalui workshop.

Di samping itu, BEI juga telah mengembangkan suatu model perdagangan online yang sesuai syariah atau Syariah Online Trading System (SOTS) untuk diaplikasikan oleh Anggota Bursa (AB). Hingga saat ini, sistem layanan online trading syariah tersebut telah dikembangkan oleh 7 perusahaam efek. Selanjutnya, dalam rangka melengkapi pengembagan infrastruktur pasar modal syariah, KSEI juga telah menunjuk Bank Syariah Mandiri sebagai bank administrator pemisahan Rekening Dana Nasabah (RDN) syariah.

“Dengan sosialisasi dan edukasi diharapkan jumlah investor lokal yang berinvestasi di pasar modal syariah terus meningkat,” katanya.

Sejak 12 Mei 2011, BEI mempunyai dua indeks harga saham syariah, yaitu Jakarta Islamic Index (JII) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Saham syariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia akan Cetak Buku “Zionis-Syiah” Karya Penulis Indonesia
Tulisan selanjutnya Din: “Jangan ada yang Murtad dari Muhammadiyah hanya karena Politik”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?