Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Rektor ITS: Kami tak Ingin ke ITS Karena Gelar, Tapi Karena Ridho Allah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2015 18:14 6:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Agustus 2015 13:47
Bagikan
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Joni Hermana MSc (Putih) bersama Ustad Budi Ashari, LC, usai launching "Gerakan Shalah Subuh Berjamaah" di Masjid Manarul Ilmi ITS
Bagikan

Hidayatullah.com–Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Dr Ir. Joni Hermana MSc, mengingatkan para mahasiswa yang masuk ke ITS harus berniat mencari ridho Allah, bukan sekedar mencari gelar ataupun pekerjaan semata. Agar mereka kelak akan selamat dunia dan akhirat.

“Saya ingin Kalian melangkah ke ITS hanya karena Ridho Allah. Kami tak ingin ke ITS untuk mencari kerja atau karena ingin gelar. Ini agar kalian selamat dunia akhirat,” demikian pernyataan Rektor ITS Surabaya, Prof. Joni Hermana saat sambutan Grand Launching Gerakan Shalat Shubuh Berjama’ah di Masjid Manarul Ilmi, Sabtu (29/08/2015).

Tak lupa, di acara yang dihadiri tidak kurang dari 5000 orang ini Joni meminta maaf pada para mahasiswanya.

“Mohon maaf terpaksa di ujung 1/3 malam dan dingin ini kalian (mahasiswa ITS) hadir di sini. Saya juga mengucapkan selamat melawan rasa dingin ini, “ tambahnya.

Dalam sambutanya di depan mahasiswa dan masyarakat yang menghadiri acara ‘Gerakan Shalat Subuh Berjamaah’ ini Joni memberi alas an mengapa mengajak para mahasiswanya ikut menghidupkan shalat Subuh berjamaah di masjid. [Baca: Rektor ITS Launching ‘Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah’ di Masjid]

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kenapa harus shalat Subuh? Karena shalat Subuh berjamaah di Masjid seperti shalat qiyamul lail semalam suntuk.”

Menurut Joni, teramat banyak keistimewaan shalat Subuh yang dijanjikan Allah Subhanahu Wata’ala, yang bisa dilaksanakan para mahasiswanya. Semata-mata, katanya, agar para mahasiswanya bisa menuai berkah dan selamat dunia akhirat.

“Kenapa shalat Subuh? Karena banyak keistinewaan shalat Subuh ini. Kalau kalian tahu manfaat shalat Subuh, kalian akan datang meski merangkak,” ujar Joni mengutip sebuah hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.

Mengejar Gelar Terlalu Kecil

Saat ditemui hidayatullah.com seusai acara, Guru Besar Teknik Lingkungan FTSP ITS mengatakan, melalui “Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah” ini, ia ingin mahasiswa mempunyai misi ketika kuliah. Sehingga kehidupan yang dijalani menjadi barakah.

“Ketika mereka kuliah itu sebenarnya ada misi, tidak sekedar mengejar duniawi seperti gelar atau pekerjaan, itu terlalu kecil,” ujarnya.

Menurutnya, ada dimensi lain yang lebih luas, yakni dimensi akhirat. Sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an bahwa tujuan manusia diciptakan adalah semata untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Jadikanlah masa studi di ITS ini sebagai bagian dari ibadah itu. Jika sudah demikian insya Allah mereka akan selamat dunia dan akhirat,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Prof. Joni, ia menginginkan mahasiswa mempunyai rasa persaudaraan dan persatuan yang kuat dan utuh satu dengan yang lainnya.

“Harapannya ini bisa menjadi kekuatan tersendiri dalam pengembangan karir mereka ke depan,” paparnya.

Saat ditanya mengenai sifat dari ‘Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah’ ini, Prof. Joni mengatakan, bahwa gerakan ini merupakan hanya sebuah anjuran.

“Ini sifatnya trigger, kalau shalat shubuh sudah pasti wajib. Cuma kita ingin mengingatkan, lakukanlah di masjid,” jelas Guru Besar Teknik Lingkungan ini.

Prof. Joni menjelaskan, shalat shubuh dipilih karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan-keutamaan bagi spiritualitas mahasiswa.

“Shalat shubuh itu menjadi acuan dari esensi spritual kita,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri tidak kurang dari 5000 mahasiswa dari berbagai jurusan dan masyarakat sekitar. Mereka datang sebelum subuh hingga sempat membuat jalanan masuk ITS sempat macet.*/Yahya G. Nasrullah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Berjamaah di MasjidGerakan Subuh Berjamaah di MasjidShalat Berjamaah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Adab dalam Menuntut Ilmu
Tulisan selanjutnya PPIH Siapkan Empat Post Bantuan di Masjidil Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?