Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bahasa Inggris Dihapus dari Mata Pelajaran SD di DKI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Desember 2013 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Desember 2013 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mulai tahun ajaran 2013/2014 pengajaran Bahasa Inggris dihapus dari mata pelajaran SD. Selain Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes), serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga dihapus Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

Ketiganya akan digantikan menjadi kegiatan ekstrakurikuler, sehingga tidak menjadi mata pelajaran utama.

Namun, penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris dilakukan secara bertahap mulai tahun ajarana 2013/2014 hingga tahun ajaran 2016/2017.

“Semuanya dijadikan ekstrakurikuler, jadi siswa tetap mendapatkan pelajaran,” kata Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (10/12/2013) dikutip laman DKI.

Dikatakan Taufik, dihapuskan ketiga mata pelajaran ini sesuai dengan penerapan kurikulum 2013. Dengan dimasukannya ke dalam ekstrakuriluler, menuntut guru Bahasa Inggris, Penjaskes, dan TIK untuk bisa cari cara pengajarannya yang lebih tepat pada kebutuhan peserta didik.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Septi Novida menuturkan, untuk mata pelajaran Bahasa Inggris tahun ini dicabut untuk kelas satu dan kelas tiga. Pencabutan mata pelajaran ini digeser ke bidang pendidikan ekstrakurikuler. Bidang studi ini sama kedudukannya dengan pramuka, unit kesehatan sekolah (UKS), dan lain-lainnya.

Kendati menjadi mata pelajaran ekstrakurikuler, siswa akan tetap disuguhkan dalam pelajaran bahasa internasional itu dalam metode kreatif. Pelajaran itu tidak akan diujikan dalam ujian akhir sekolah. Penilaiannya lebih banyak pada pengasah emotional question (EQ).

Kemudian pada tahun pelajaran berikutnya yakni 2014/2015, mata pelajaran Bahasa Inggris di SD tidak diajarkan untuk kelas satu, dua, dan empat. Tahun selanjutnya pada 2015/2016 untuk kelas satu, dua, tiga, dan lima.

“Terakhir pada 2016/2017 baru seluruh kelas tidak ada lagi pelajaran itu sebagai mata pelajaran intrakurikuler,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini pada kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) bidang studi tersebut menjadi mata pelajaran wajib. Setelah diberlakukan kurikulum 2013, siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris sebagai penunjang pengetahuan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

“Dengan kebijakan ini tidak ada lagi sekolah yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar pendidikan sehari-hari, kecuali sekolah internasional,” tandasnya.*  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahasa inggrisbukuSD
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS: Hakim juga Harus Adili Kasus Hambalang dan Centrury
Tulisan selanjutnya Pertemuan Bali hanya Untungkan Negara Maju

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?