Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Haram, Kata PM Najib Razak Soal Demonstran yang Mendesaknya Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2015 22:38 10:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2015 22:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Najib Razak mengecam para penyelenggara demonstrasi di Kuala Lumpur yang mendesak agar dirinya mengundurkan diri, dengan menyebutnya “haram”, saat pidato tahunan malam peringatan Hari Kemerdekaan Malaysia.

Puluhan ribu orang berdemonstrasi menuntut mundur Razak, setelah bulan Juli lalu terungkap bahwa perdana menteri itu menyimpan uang senilai US$700 juta dalam rekening pribadinya, yang menurut pengakuannya merupakan sumbangan politik dari luar negeri dari pihak-pihak yang tidak diungkapkan identitasnya.

Razak mengatakan bahwa unjuk rasa itu mencerminkan “dangkalnya patriotisme” para demonstran. Dia juga mengingatkan para demonstran bahwa mufti negara bagian Kelantan telah menyebut penyelenggara unjuk rasa, kelompok pro-demokrasi Bersih, “haram”.

“Sebelum saya membuat pernyataan lebih lanjut, saya mengimbau kepada semua, khususnya mereka yang di sini, baik duduk atau berdiri, bahwa tanpa buang waktu marilah kita fokuskan perhatian untuk sejenak hening, merenung dan memejamkan mata,” kata Najib.

“Kenyataan kita berkumpul di sini secara damai adalah kesaksian bagi kepemimpinan negeri ini dan juga mereka yang mempertahankan keselamatan negeri ini. Oleh karena itulah mengapa kita menentang segala demonstrasi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun seragam kaos berwarna kuning dan logo organisasi penyelenggara demonstrasi, Bersih, telah dinyatakan terlarang oleh kepolisian, namun para pengunjuk rasa masih banyak yang mengenakannya di hari kedua demonstrasi, Ahad (30/8/2015).

Jumlah demonstran hari Ahad tampak lebih sedikit dibanding hari Sabtu. Menurut polisi jumlah demonstran hari Sabtu mencapai 29.000 orang, tetapi Bersih menyebut angka 200.000. Kebanyakan demonstran adalah para pemuda dari etnis China, lapor wartawan Aljazeera Wayne Hay yang melaporkan dari lokasi unjuk rasa.

Najib Razak berusaha keras mempertahankan posisinya sejak bocoran dokumen bulan Juli kemarin menunjukkan aliran dana yang terkait dengan 1Malaysia Development Berhad (1MDB), lembaga keuangan pemerintah yang sedang terlilit hutang, parkir di rekening bank atas nama Najib Razak sebesar US$700 juta.

Razak mengatakan bahwa uang itu merupakan donasi politik yang berasal dari pihak-pihak di Timur Tengah. Dia kemudian memecat wakilnya yang bersikap kritis, serta empat anggota kabinetnya, berikut jaksa agung yang memeriksa kasusnya tersebut.

Desakan mundur atas Najib Razak dari demonstran itu mendapat dukungan tokoh Malaysia yang disegani, Mahathir Mohamad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Sediakan Hadiah Uang untuk Informasi Soal Teroris
Tulisan selanjutnya Iran Paling Diuntungkan dalam Kesepakatan Nuklir dengan Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?