Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penikaman Masih Terus Berlangsung, Ekonomi Israel Merosot

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2015 06:09 6:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2015 06:09
Bagikan
Pariwisata Zionis di kota Al-Quds telah jatuh sejak awal bulan ini hingga 50%
Bagikan

Hidayatullah.com—Serangan perlawanan terhadap penjajah terus berlangsung di berbagai tempat di Yerusalem, hanya beberapa saat setelah Israel melancarkan operasi keamanan besar-besaran di kawasan Arab di kota itu.

Hari Rabu (14/10/2015), polisi memblokade akses masuk ke Jabal Mukaber, sebuah distrik tempat tinggal tiga lelaki yang diduga membunuh tiga pemukim Yahudi Selasa (13/10/2015).

Beberapa jam setelahnya, polisi menembak mati seorang Palestina yang menikam seorang perempuan di stasiun bis utama Yerusalem, demikian dikutip BBC.

Seorang Palestian lain juga brusaha menikam seorang petugas polisi dekat kawasan Kota Tua, ia akhirnya gugur ditembak.

Sejak awal Oktober, tujuh pemukim Yahudi-Israel tewas dan puluhan luka dalam serangan Intifada al-Quds dan aksi penikaman, kata pejabat Israel.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Setidaknya 30 warga Palestina telah gugur, termasuk para penyerang, dan ratusan terluka, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Hari Rabu, kabinet Israel telah memberi kewenangan bagi polisi untuk menutup sebagian Yerusalem.
Peningkatan penikaman dan gerakan perlawanan terjadi menyusul ketegangan selama berminggu-minggu terkait penodaan dan usaha menutup akses ke kompleks Masjid al-Aqsha.

Ekonomi dan Wisata Turun

Dalam 13 hari Intifada al-Quds terjadi 30 kali aksi penembakan terhadap target-target Zionis.

Terutama terjadi di Kamp Savet sebagai wilayah utama bentrokan senjata, disusul Ramallah, Nablus, Hebron dan lainya.

Pekan kemarin sudah terjadi 37 aksi penikaman atau rencana aksi penikaman.

Akibat serangan perlawanan ini, sektor ekonomi Israel mengalami kerugian luar biasa akibat aksi-aksi ini. Transaksi bursa efek di Tel Aviv dikabarkan rontok.

Menurut surat kabar Tel Aviv 25 dikutip PIC, indeks ditutup pada Selasa turun 1,13%, sedangkan Koran Tel Aviv 100, memberitakan indeks turun lebih rendah mencapai 0,97%.

Perbankan juga mencetak indeks rendah 2,43%, sementara indeks sektor real estate menurun 1,97%.
Sementara itu, data resmi menunjukkan bahwa pariwisata Zionis di kota Al-Quds telah jatuh sejak awal bulan ini hingga 50%, pada saat sejumlah besar museum, restoran, hotel Israel mengeluh dengan kecilnya wisatawan yang datang untuk tujuan pariwisata eksternal dan internal.

Semua usaha memburuk jatuh secara dramatis pasca banyaknya perlawanan dan usaha penikanam dalam Intifada al-Quds.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada al-QudsIntifada Ke-3israelpalestinapenikamanZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cerita Assad Mencari Uluran Moskow [1]
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Kritis Kebijakan Ekonomi Jilid IV Jokowi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?