Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uni Eropa Cabut Semua Sanksi Ekonomi terhadap Suriah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Mei 2025 10:37 10:37 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Mei 2025 11:00
Bagikan
Uni Eropa Bendera
Bagikan

Hidayatullah.com – Negara-negara Uni Eropa pada Selasa sepaka untuk mencabut semua sanksi ekonomi terhadap Suriah. Langkah ini, menurut para diplomat, adalah upaya mendukung pemulihan negara tersebut setelah tergulingnya rezim Bashar al-Assad.

“Kami ingin membantu rakyat Suriah membangun kembali Suriah yang baru, inklusif, dan damai,” kata Kallas dalam sebuah unggahan di X setelah berdiskusi dengan para menteri di Brussels.

“Uni Eropa selalu mendukung warga Suriah selama 14 tahun terakhir – dan akan terus melakukannya,” lanjut Kallas. Langkah tersebut diambil menyusul keputusan AS yang lebih dulu mencabut sanksi terhadap Suriah.

Menteri Luar Negeri Suriah Assad al-Shibani berterima kasih kepada Uni Eropa karena telah mencabut sanksi ekonomi terhadap negaranya.

Al-Shibani mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa keputusan tersebut akan memperkuat keamanan dan stabilitas Suriah.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Kepemimpinan baru Suriah telah mendesak diakhirinya sanksi internasional yang diberlakukan selama masa kepresidenan al-Assad.

Perjanjian Uni Eropa akan mengakhiri tindakan yang telah memutus hubungan bank-bank Suriah dari sistem keuangan global dan membekukan aset bank sentral.

Namun, para diplomat mencatat bahwa meskipun sanksi ekonomi yang lebih luas akan dicabut, sanksi individu baru akan menargetkan mereka yang dituduh memicu ketegangan etnis, terutama setelah serangan mematikan terhadap minoritas Alawi.

Sanksi yang ditujukan langsung kepada tokoh-tokoh era rezim Assad dan pembatasan senjata atau peralatan penggunaan ganda yang dapat digunakan untuk menekan warga sipil akan tetap berlaku.

Keputusan hari Selasa didasarkan pada langkah sebelumnya yang diambil pada bulan Februari ketika Uni Eropa menangguhkan beberapa sanksi terhadap industri-industri utama Suriah. Para pejabat memperingatkan bahwa sanksi dapat diberlakukan kembali jika kepemimpinan baru Suriah gagal menegakkan hak-hak minoritas atau menyimpang dari transisi demokrasi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Rezim Bashar Assadsanksi ekonomisuriahUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya India Sebut China ‘Menyediakan Intel’ untuk Pakistan saat Konflik
Tulisan selanjutnya Komdigi Blokir 30 Situs Terkait Fantasi Sedarah, Meta dan Polri Ambil Tindakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?