Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mantan Penginjil Sebut Natalan Diiringi Hiburan Adzan adalah Sinkretisme

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 22 Januari 2016 19:08 7:08 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 22 Januari 2016 19:08
Bagikan
KH Syamsul Arifin Nababan di Masjid Darul Hijrah BTN Kolhua, Kupang, NTT (19/01/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Masih ingat perayaan Natal Bersama Nasional 2015 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)? Perayaan ini dikritisi oleh mantan penginjil, KH Syamsul Arifin Nababan.

Menurut Pendiri Yayasan Annaba Center Indonesia (YACI) itu, Natal bersama bukanlah bentuk kegiatan toleransi beragama. Melainkan sebagai sinkretisasi alias penyeimbangan atau penyerasian antara dua agama.

“Karena toleransi bukan sinkretisme, dimana pencampuradukan kegiatan keagamaan dengan alasan toleransi, seperti yang terjadi di Natal bersama di Kupang itu,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Syamsul dalam pengajian umum bertema kebangkitan Islam di Masjid Darul Hijrah BTN Kolhua, Kupang, NTT, Selasa (19/01/2016). [Baca: Di Kupang, Kristolog Ajak Umat Hindari Syiah dan Gafatar]

Dalam acara gelaran Baitul Maal Hidayatullah itu, ia mengatakan, agama dan tokoh yang paling toleran adalah Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Lalu apakah kita bisa lebih hebat dari Nabi dengan mencampuradukkan urusan agama dengan kalimat ‘toleransi’?” ujarnya di depan 700-an masyarakat Muslim-Muslimah, termasuk hidayatullah.com, yang memadati masjid.

Perkembangan Islam di Barat

Pada kesempatan itu, Syamsul mengungkap pesatnya pertumbuhan Islam di Barat. Salah satu contohnya, banyak masyarakat Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), yang masuk Islam.

Contoh lainnya, kata pria yang rutin berdakwah di AS ini, masyarakat Muslim di sana begitu antusias membeli gereja untuk dialihfungsikan menjadi masjid.

“Karena setiap hari di sana (Barat) ada warganya masuk Islam,” ujar kristolog yang berasal dari keluarga pimpinan gereja di Sumatera Utara ini.

Di AS pun, tutur dia, banyak gereja dijual akibat berkurangnya jemaat mereka. Maka tak heran, kata dia sebagai contoh, di Las Vegas, salah satu tempat lokalisasi dan perjudian terbesar, juga terdapat masjid.

Ramai diberitakan, dalam perayaaan Natal Bersama Nasional di rumah jabatan Gubernur NTT, lagu “Ave Maria” dinyanyikan dengan iringan lantunan suara adzan. Ave Maria adalah doa umat Katolik kepada Maria.

Perayaan pada Senin (28/12/2015) ini diikuti ribuan umat Kristiani dan tokoh lintas agama. Hadir pula Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana, dan jajaran menteri, demikian dilaporkan JPNN (28/12/2015). Berita ini pun mengundang reaksi berbagai pihak. [Baca: Nyanyi Ave Maria Diiringi Adzan dalam Perayaan Natal Dinilai Kebablasan]* Muhammad Adianto, kontributor hidayatullah.com di NTT

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kristenmualafNatal Bersama Nasional 2015NTTtoleransi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Komunitas McJ Luncurkan Gerakan Muslim Cinta Jakarta
Tulisan selanjutnya Israel: Putra Pemimpin Hizbullah Rekrut Orang Palestina untuk Serang Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?