Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikut Anti-Islam PEGIDA, Jenderal Komandan Legiun Asing Prancis Disidang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Februari 2016 11:38 11:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Februari 2016 11:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Prancis hari Senin (8/2/2016) menunda persidangan atas Jenderal Christian Piquemal, seorang mantan komandan Legiun Asing Prancis, yang ditahan di Calais karena ikur serta dalam unjuk rasa kelompok rasis anti-Islam dan pendatang PEGIDA.

Piquemal, 75, bersama puluhan orang lainnya dijebloskan ke dalam tahanan pada hari Sabtu (7/2/2016) setelah terjadi bentrokan antara kelompok kanan-jauh yang berbasis di Jerman itu dengan polisi setempat.

Sekitar 150 orang berkumpul di pusat kota Calais dengan membawa tulisan antara lain “Ini rumah kami”, mengibarkan bendera Prancis dan menyanyikan lagu kebangsaan dalam unjuk rasa mendukung PEGIDA.

Polisi memberikan peringatan agar demonstran membubarkan diri dan menembakkan gas air mata agar mereka segera pergi.

Pensiunan jenderal Legiun Asing Prancis itu disebut-sebut sebagai dalang unjuk rasa pro-PEGIDA di Calais. Dia dijadwalkan disidang pada hari Senin kemarin di pengadilan dekat Boulogne-sur-Mer dengan dakwaan terlibat dalam kumpulan massa yang menolak bubar setelah ada peringatan aparat. Jaksa mengatakan sidang ditunda karena alasan kesehatan. Piquemal akan disidang lagi pada 12 Mei.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Piquemal memimpin Legiun Asing Prancis antara tahun 1994 dan 1999. Dia juga pernah menjadi wakil kepala kantor militer selama periode tiga perdana menteri sosialis tahun 1980-an dan 1990-an.

Menurut kejaksaan setempat, persidangan empat orang lainnya, yang didakwa membawa senjata api tanpa izin –termasuk sebuah senjata kejut dan metal pelindung kepalan tangan– akan disidang sesuai jadwal, lapor France24.

Calais merupakan salah satu titik panas dalam krisis migran Eropa belakangan ini. Sekitar 3.700 migran berkemah di pinggiran kota itu di kawasan yang dijuluki sebagai “hutan”. Para pendatang asing itu berharap bisa menyelundupkan diri, menyeberangi English Channel dan masuk ke wilayah Kerajaan Inggris, yang dipisahkan dengan daratan Benua Eropa oleh laut sempit itu, dengan menumpang truk atau kereta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua PP Muhammadiyah: LGBT Bertentangan dengan HAM
Tulisan selanjutnya Saudi Eksekusi Warga Mesir Penyelundup Opium

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Berita
13 Juni 2026 10:30
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?