Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

The Three Musketeers vs The True Legend

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 April 2016 13:27 1:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 April 2016 13:27
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Oleh: Zainal Mutaqin

 

TAHUN 1844 M, seorang penulis berkebangsaan Prancis bernama Alexander Dumas menulis sebuah kisah hayalan yang dipaksakan menjadi legendaris fiktif berjudul  “The Three Musketeers” kisah 3 legendaris pendekar berkuda pemabuk yang bertugas menjaga Raja Prancis Luis 13.

Masyarakat Prancis menyebarkan kisah hayalan pendekar “pemabuk” legendaris  ini ke seluruh penjuru dunia. Padahal 1200 tahun sebelum ini  telah ada “The true three legends”  (Tiga Kisah Legenderis) yang mampu membelah gurun pasir memasuki Bumi Syam (sekarang Palestina, Suriah, Jordania, dan Libanon) yang dikuasai bangsa Romawi kala itu dengan hanya sekitar 3000 mujahid  Muslim menghadapi pasukan Bizantium dalam jumlah yang besar 200.000 tentara.

Pasukan mujahid Muslim ini mencatat sejarah kemenangan yang tak pernah terjadi dalam sejarah, tapi kemenangan ini tidak datang dari  strategi dan pemimpin yang biasa-biasa saja , tapi berkat pengorbanan tiga mujahid berkuda yang mewaqafkan nyawanya agar agama ini sampai kepada saya dan kepada anda, bukan demi raja Prancis sepeti dalam legenda fiktif “The Three Musketeers” .

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Tiga legenda berkuda itu adalah; Zaid bin Haritsah, Ja’far ibn Abi Thalib, dan Abdullah Ibn Ruwahah RA.

Apakah kita mengetahui biografi tiga  “pendekar ” berkuda ini?

Saya sesunggunya tidak bermaksud merendahkan kisah fiktif “The Three Musketeers” yang sudah sampai ke berbagai penjuru dunia ini, tapi hanya merasa sangat sedih dengan Muslimin yang tidak mengetahui atau tidak mau tahu tentang pahlawannya sendiri, ketika Prancis dengan gencar menceritakan kisah kepahlawanan mereka yang fiktif di sekolah-sekolah mereka, kita temukan anak-anak Muslimin bahkan para remaja dan pemudanya tidak mengetahui sejarahnya sendiri.

Maka kita tidak heran jika anak-anak kita berhayal ingin jadi tokoh-tokoh hayalan seperti Spyderman atau Superman, adapun pahlawan Muslim sejati seperti Qa’qa Ibn Amr At tamimi yang sendirian membunuh gajah putih yang menjadi benteng musuh dalam Perang Qadisiyah mereka tidak pernah mengetahuinya.

Apakah kita tahu bahwa Spyderman dan  begitu pula pemerannya adalah hasil produksi sineas yang rata-rata Yahudi?

Termasuk  Kartun Spongebob. Apakah remaja kita tahu bahwa banyak masyarakat di Amerika sendiri protes karena kartun ini menghinakan etnis tertentu? Apakah kita sudah tahu bahwa pemerintah Ukraina saja sudah mengeluarkan peraturan pelarangan tayangan Spongebob karena membahayakan anak-anak?

Lalu figur apa Lagi yang diketahui anak-anak kita selain itu?

Kalau pun bukan Spongebob anak-anak kita mungkin hanya tahu figur Sindibad, Aladin, dan Ali Baba, padahal kalau kita selidiki semua tokoh ini tidak ada hubunagnnya dengan Islam dan arab sekalipun,  dan pengarang buku sumbernya “alfu lailah wa lailah” (Hikayat 1001 Malam) termasuk juga “Arabian Night”

Menurut catatan, hikayat-hikayat ini, termasuk Aladdin, Ali Baba atau Sindibad, dimasukkan oleh Antoine Galland, seorang orientalis Prancis, pada abad ke-18. Galland mengakui, ia memperoleh cerpen-cerpen itu dalam bentuk lisan daripada seorang pencerita Maronite (tokoh Gereja Katolik Timur) yang berasal dari Aleppo, Suriah. Jadi sebenarnya, semua cerita itu  sama sekali tidak ada hubungannya dengan Islam.

Lalau karakter apa yang didapatkan anak-anak kita dari tokoh itu?  Aladin hanya tokoh yang kerjasama dengan jin dan sihir untuk mendapatkan yang dia inginkan, sementara Ali Baba adalah tokoh pencuri 40 orang kaya.

Karena itu, marilah dari sekarang kita kenalkan legenda-legenda nyata kepada anak-anak kita, agar mereka meneladani kepahlawanan para legendaris kita, seperti Tiga legenda Berkuda milik kita: Zaid bin Haritsah, Ja’far Ibn Abi Thalib, dan Abdullah Ibn Ruwahah RA.*

Penulis adalah pengurus MIUMI Batam

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakceritaKisahlegendaSahabat Nabi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPI ArRohmah Tahfidz Miliki Masjid Permanen
Tulisan selanjutnya “Tamu” Itu Pelan-Pelan Mulai Terlihat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?