Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Nelayan Tradisional Jakarta: Sulit Dapat Ikan karena Reklamasi

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 April 2016 21:37 9:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 April 2016 21:37
Bagikan
Komunitas Nelayan Tradisional di kantor LBH Jakarta, Selasa (19/04/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Para nelayan dari Komunitas Nelayan Tradisional (KNT) mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Selasa (19/04/2016). Kedatangan mereka guna menyampaikan bantahan atas pernyataan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal kondisi ikan di Teluk Jakarta.

Para nelayan juga mengadukan nasib mata mencarian mereka yang dirasa tambah sulit. Hal itu diakibatkan aktivitas reklamasi yang membuat hasil tangkapan mereka menurun karena laut tercemar.

Suhali, salah seorang nelayan, misalnya, mengaku beberapa tahun belakangan, dirinya bisa memperoleh tangkapan hingga 50 kg sekali melaut. Namun kini menurun drastis, dapat 2-3 kg saja per hari.

“Sebelum reklamasi, ikannya juga besar-besar. Sekarang melaut dari jam 7, muter-muter, ketemu baru pas paginya,” ujarnya kepada hidayatullah.com di sela-sela kedatangannya ke kantor LBH Jakarta.

Senasib itu, Kalil, nelayan yang khusus budidaya kerang ijo ini merasa sedih dengan keadaannya saat ini. Ia mengaku sudah sangat sulit mendapatkan tangkapannya setelah adanya reklamasi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sebelum ada reklamasi, budidaya kerang ijo melimpah ruah, namun dimusnahkan oleh reklamasi,” tuturnya.

Pemerintah Dianggap Tak Peduli

Sementara menurut Ketua KNT, Iwan, pemerintah sudah tidak peduli lagi dengan nasib para nelayan dan keturunannya.

Pasalnya, kata dia, laut yang menjadi tempat mereka menghidupi keluarga sudah rusak akibat aktivitas reklamasi.

“Kami menyatakan untuk berjuang merebut hak nelayan. Banyak nelayan yang tertindas karena ulah pengembang, kami sangat menentang sekali karena tidak memikirkan nasib nelayan dan keturunan nelayan,” ungkap Iwan.

Ia mengaku, dahulu ketika melaut tidak perlu waktu lama untuk mendapatkan hasil. Baru melewati jarak 5 sampai 10 meter, tangkapan sudah sangat melimpah, baik ikan, keong, udang rebon maupun kepiting rajungan.

“Sekarang sampai bermil-mil juga nggak seberapa hasilnya,” keluhnya.

Belum lagi, lanjut Iwan, soal bahan bakar yang digunakan. Dahulu biasanya pakai solar 5 sampai 10 liter saja, sekarang perlu 30 hingga 40 liter.

“Kami sebagai nelayan tradisional sangat menolak reklamasi ini. Kami sangat ingin mencari keadilan untuk merebut kembali laut, tempat kami mencari nafkah. Karena laut itu milik nelayan,” tandasnya.

Tak jauh beda, Hasyim, nelayan tengkulak ini, memang tidak ikut melaut. Ia hanya mengumpulkan hasil tangkapan dari para nelayan lain saja. Namun ia mengeluhkan hasil kepulan berapa tahun belakangan ini.

“Saya ini sebagai saksi hidup dari keluhan nelayan, karena mereka menjualnya ke kami,” tukasnya.

Hasyim menjelaskan, dulu ia setiap hari bisa menerima hasil tangkapan nelayan untuk dijualnya. Tapi saat ini, bisa tiga kali sehari baru terima.

“Karena melautnya hingga keluar dari Teluk Jakarta. Bisa sampai Karawang, Bekasi bahkan Indramayu. Atau sampai di Teluk Banten,” ucapnya.

“Siapa yang diuntungkan sih dari reklamasi ini, yang jelas bukan menguntungkan nelayan,” pungkasnya kesal.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokBasuki Tjahaja PurnamaGubernur DKI JakartaikanKomunitas Nelayan TradisionalLBHLembaga Bantuan HukumReklamasi Pantai Utara Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Optimis Pertahankan Juara Umum Musabaqah Al-Qur’an-Hadits Internasional
Tulisan selanjutnya “Lautan Penuntut Ilmu” Dalam Periwayatan Asy Syamail di Al Azhar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?