Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Bantuan Belum Sampai ke Daraya, Ditolak Pemerintah Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Mei 2016 10:34 10:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Mei 2016 10:34
Bagikan
Beberapa saat kabar konvoi ditolak, pasukan Rezim dilaporkan menembaki warga berkumpul untuk menunggu bantuan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Suriah menolak datangnya truk bantuan sebelum mereka mampu mencapai Kota Daraya di Suriah, yang dikepung sejak tahun 2012, kata seorang penduduk kepada Middle East Eye (MEE) melalui Skype pada hari Kamis (12/05/2016)

Segera, setelah muncul kabar bahwa konvoi bantuan tersebut ditolak masuk, pasukan pemerintah Rezim Bashar al Assad dilaporkan menembaki daerah di mana warga berkumpul untuk menunggu bantuan, menewaskan dua orang dan lima lainya mengalami luka-luka, menurut jaringan pemantau independen Siege Watch.

Lima truk yang memberikan barang bantuan termasuk susu bayi, vaksin dan perlengkapan sekolah, tapi tidak membawa makanan, pada hari Kamis, diperkirakan telah menunggu di zona bebas militer di luar kota tersebut sejak sekitar tengah hari.

Pada Kamis malam, penduduk tersebut mengatakan ia telah mendengar dari badan bantuan internasional bahwa pemerintah telah mencegah konvoi masuk dan membatalkan misi bantuan tersebut.

Palang Merah Internasional (PMI) telah mengkonfirmasi penghentian pengiriman bantuan tersebut di Twitter:

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Pengiriman bantuan dijadwalkan akan menjadi yang pertama sejak Daraya, pinggiran Damaskus dan dalam beberapa mil dari gudang bantuan di ibukota, dikepung oleh pemerintah pada bulan November 2012.

Sebelumnya pada hari Kamis, juru bicara Palang Merah Internasional Pawel Krzysiek mengakui bahwa pengiriman tidak termasuk makanan yang sangat dibutuhkan, tapi harus dilihat sebagai “kesempatan untuk membangun kepercayaan”.

“Kami menganggap ini sebagai sebuah terobosan, tapi tidak sukses,” kata Krzysiek di mana ia sebelumnya menunggu di zona bebas militer dekat Kota Daraya memulai pengiriman.

“Kami mendesak semua orang yang bertanggung jawab di darat untuk mengizinkan bantuan yang diperlukan ini masuk ke Daraya,” katanya.

Sebelum perang, Kota Daraya memiliki populasi sekitar 80.000 orang, namun sekarang menurun menjadi hanya 90 persen, dengan perkiraan 8.000 warga yang tersisa, yang sedang menderita kekurangan pangan dan kekurangan gizi yang parah.

Bulan lalu, 47 wanita di kota Suriah mengirimkan surat terbuka mengatakan mereka berada di ambang menyaksikan anak-anak dan keluarga mereka mati kelaparan jika bantuan tidak segera sampai kepada mereka.

Sejak pengepungan yang dilakukan pemerintah terhadap Daraya dimulai, sejumlah penduduk bertahan hidup dari makanan yang diselundupkan dari kota terdekat dan tanaman apa saya yang bisa mereka tanam. Dua tahun lalu, pemerintah memutus pasokan air ke dalam kota.

Januari ini, krisis di kota meningkat di mana jalan ke kota berikutnya diputus dan pemboman yang dilancarkan pemerintah menyisakan air minum untuk Daraya, tersedot dari sumur yang dangkal, dan lahan pertanian terkontaminasi dengan bahan kimia beracun, kata penduduk kepada MEE bulan lalu.

Sawsan al-Abaar, salah satu penandatangan surat terbuka itu, mengatakan kepada MEE bulan lalu bahwa ia dan perempuan lainnya – banyak di antaranya, katanya, telah kehilangan pencari nafkah dalam keluarga mereka – mengirim surat mereka kepada dunia karena mereka “sudah tidak lagi memiliki kesabaran untuk diam.

“Kami mulai menyaksikan anak-anak kami terlihat seperti kerangka, bayi kami berusia satu tahun seperti anak usia tiga bulan,” katanya. “Kami mengandalkan hati nurani manusia di seluruh dunia untuk membantu.”

PBB mengatakan lebih dari 486.000 orang yang hidup di bawah pengepungan di Suriah, dan lebih dari setengah dari mereka berada di daerah yang dikepung oleh pemerintah.

Meski demikian, Siege Watch malah justru mengatakan bahwa jumlah total rakyat Suriah yang dikepung lebih dari satu juta orang, sedangkan organisasi non-pemerintah Dokter Tanpa Batas (Doctors Without Borders/MSF) mengatakan bahkan hampir mencapai 2 juta orang.*/Karina Chaffinch

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuan kemanusiaanbashar al assaddarayaPalang Merah InternasionalRusiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AL Amerika Pecat Komandan 10 Pelaut yang Ditangkap Iran
Tulisan selanjutnya Wakaf di Indonesia Dinilai Belum Berdampak Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?