Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wakaf di Indonesia Dinilai Belum Berdampak Besar

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Mei 2016 20:40 8:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Mei 2016 10:45
Bagikan
Seminar Wakaf di Hotel Balairung, Jakarta, Kamis (12/05/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Selama ini paradigma masyarakat Indonesia terkait wakaf masih keliru, sehingga wakaf belum mampu memberikan dampak yang besar terhadap kebutuhan umat. Demikian disampaikan Ketua Divisi Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf Badan Wakaf Indonesia (BWI), Jurist Robbyantono.

“Wakaf produktif bisa membiayai kebutuhan umat, dalam sejarah peradaban Islam sekolah dan pengobatan kesehatan itu gratis,” ujar Robby pada acara Seminar Wakaf di Hotel Balairung, Jakarta, Kamis (12/05/2016).

Seharusnya, menurut Robby, wakaf tidak hanya sebagai cost center tetapi justru kepada profit center yang mampu membiayai kebutuhan umat menjadi lebih baik.

“Wakaf harus profit oriented, harus untung sebesar-besarnya, dan mendistribusikan sebesarnya pula,” jelasnya.

Ia menyatakan, menurut data BWI, terdapat 4,1 miliar meter persegi atau 400 juta hektar tanah wakaf di Indonesia. Namun, hanya sebagian kecil saja yang sudah dimanfaatkan. Itupun, kata dia, 90 persen wakaf tersebut masih berupa kuburan, masjid maupun pesantren.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bukan tidak produktif, tapi kurang produktif karena dia cost center bukan profit center. Bangun masjid juga produktif, dapat pahala dan sebagainya, tapi kita lihat sisi yang lain yang lebih bisa memberdayakan,” tukasnya.

Robby mencontohkan salah satu wakaf produktif yang ia kelola. Ia bercerita pernah mendapati tanah wakaf seluas 5.000 meter persegi, dengan total nilai tanah sebesar Rp 300 miliar. Tapi dari tanah tersebut, sang nadzir (pengelola wakaf) hanya menghasilkan Rp 200 juta per tahun dari sewa kios, lahan parkir, dan sebuah sekolah.

“Itupun masih kotor. Setelah kita bantu konsep wakaf produktif, nadzir mendapatkan Rp 1,25 miliar per tahun, dan masih naik setiap tahun karena inflasi. Sekarang mendapat Rp 1,6 miliar delapan kali lipat dari sebelumnya. Nanti, ketika tower (rental office) yang kami bangun di atas tanah itu sudah jadi, maka nadzir akan mendapatkan Rp 6 miliar per bulan atau Rp 72 miliar per tahunnya,” paparnya.

Jumlah sebanyak itu, terang Robby, akan lebih bisa berdampak luas bagi kebutuhan umat. Seperti untuk membangun sekolah dan rumah sakit gratis.

“Yang juga tak kalah penting, seorang nadzir harus yang takut dengan Allah tapi juga profesional mengelola wakaf. Karena semua itu amanah,” tandasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Wakaf Indonesiafikih muamalahJurist Robbyantonokonsep ekonomi Islamwakaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantuan Belum Sampai ke Daraya, Ditolak Pemerintah Suriah
Tulisan selanjutnya “Seruan HAMKA pada Angkatan Muda Melayu [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?