Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gerakan Bela Negara Akan Gelar Simposium Anti PKI

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Mei 2016 17:40 5:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Mei 2016 17:15
Bagikan
Jumpa pers Gerakan Bela Negara di Jakarta, Senin (30/05/2016), tentang Simposium Nasional anti PKI.
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerakan Bela Negara bersama puluhan ormas lainnya akan menggelar Simposium Nasional bertajuk “Mengamankan Pancasila dari Ancaman PKI dan Ideologi Lain” pada Rabu-Kamis (01-02/06/2016) di Balai Kartini, Jakarta.

Ketua pelaksana acara, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri mengatakan, simposium ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan berbagai anak bangsa atas ancaman terhadap Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan NKRI.

“Kebangkitan PKI bukan lagi wacana, ini bisa ditandai dari beredarnya atribut dan buku-buku PKI, serta festival belok kiri di berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya kepada wartawan di Aula Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jakarta, Senin (30/05/2016).

Termasuk, lanjutnya, adanya Simposium 1965 yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) di Hotel Aryaduta Jakarta belum lama ini.

“Ternyata (simposium) itu di belakangannya lebih banyak oleh LSM kiri,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kiki bercerita, lima hari sebelum pelaksanaan Simposium 1965, pihaknya dihubungi Kemenkopolhukam untuk menjadi salah satu narasumber.

“Saya baca TOR-nya berat sebelah, karena ujungnya minta maaf. Kami minta TOR-nya dirubah, (lalu) kami diminta membuat TOR tentang acara itu, tapi setelah kami serahkan hasilnya ditolak. Maka kami tidak ikut, dan benar hasil simposiumnya berat sebelah,” paparnya.

Belum lagi, sambungnya, dengan adanya keinginan pihak simpatisan PKI menghancurkan Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya yang disuarakan oleh Shinta Miranda.

Selain komunisme, Kiki menerangkan, simposium anti PKI itu nantinya juga akan membahas ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila seperti kapitalisme dan liberalisme.

“Bukan hanya ideologi tapi juga kepentingan asing di belakangnya. Kami menjaga dari itu, sehingga ke depannya laju pemerintah bisa dalam cita-cita pancasila,” pungkasnya.

Rencananya, acara tersebut akan dibuka oleh Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, sekaligus sebagai pembicara yang akan membahas aspek kesejahteraan, ideologi, agama, dan konstitusi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kebangkitan PKIKiki SyahnakriKomunis Gaya BaruMenteri PertahananRyamizard RyacuduSimposium Anti PKISimposium Nasional Tragedi 1965
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Mengabarkan Tak Akan Kirim Jamaah Haji Tahun Ini
Tulisan selanjutnya Orang Swiss Lebih Memilih Kremasi Dibanding Pemakaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?