Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Stop Sementara Rusia Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2016 10:15 10:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2016 17:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Iran menyatakan Rusia telah menghentikan penggunaan salah satu pangkalan udaranya untuk membom sasaran di Suriah untuk sementara waktu .Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Bahram Qasemi, mengatakan operasi “telah berakhir untuk saat ini” dan pesawat telah “keluar” dari pangkalan, demikian dikutip BBC.

Sebelumnya Menteri Pertahanan, Hossein Deghan, mengecam Rusia karena menyebarkan informasi terkait operasi pengeboman yang dilakukan paka pekan lalu, dengan mengatakan tindakan itu untuk memperlihatkan sikap “pamer”.

Rusia Gunakan Pangkalan Iran untuk Serangan di Suriah

Teheran juga menganggap Moskow sebagai sekutu utama Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Tetapi sejauh ini belum ada komentar dari Rusia terkait penghentian penggunaan pangkalan udara Iran.

Selasa lalu (16/08/2016) kementerian pertahanan Rusia mengumumkan operasi pembom jarak jauh Tupolev-22M3 dan pesawat penyerang Sukhoi-34 yang menggunakan markas udara Shahid Nojeh di dekat kota Hamedan di Iran timur untuk melakukan penyerangan udara terhadap kelompok opisisi di Suriah.

Seperti diketahui, Tupolev (TU)-22M3 adalah pesawat pengebom jarak jauh Rusia yang dapat mengangkut senjata berhulu ledak nuklir. Sebelum ini TU-22M3  menjadi bagian dari elemen tempur Rusia yang dikirimkan pertama kali ke Suriah pada 2015 lalu dan banyak menjadikan warga Suriah sebagai sasaran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rusia menyediakan sistem pertahanan misil S-300 buatannya kepada Iran, sebagai bukti meningkatnya kerja sama yang menguji pengaruh AS di Timur Tengah.

Operasi tersebut adalah yang pertama kali dilakukan Rusia dari negara ke tiga sejak dimulainya serangan udara terhadap penolak diktator Bashar Al Assad dalam Revolusi Suriah hampir setahun lalu, dan juga untuk pertama kalinya diluncurkan dari wilayah Iran oleh militer asing sejak Perang Dunia Kedua.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al asaadpangkalan udara Rusia di Suriahrusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setiap Manusia Mendapat Ujian (2)
Tulisan selanjutnya 300 Pemuda Muslim dari 63 Negara Berkumpul di Ankara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?