Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Media Massa dan Tipu Daya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Mei 2017 15:57 3:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Mei 2017 15:57
Bagikan
Jurnalis israel
Bagikan

Oleh: Lilia Syarif

 

KETIKA media dikuasai oleh suatu pihak maka pihak tersebutlah yang mensitir bagaimana konten media akan dibuat berdasarkan kepentingan dan agenda mereka sendiri.

Adalah naïf bila kita beranggapan bahwa media akan selalu jujur, adil dan berintegritas. Sesungguhnya kita perlu memikirkan dan menyaring apa yang disampaikan oleh media dan bila perlu dari awal kita tetapkan hanya memilih media yang sejalan dengan visi, agama dan cara hidup kita. Bukan hanya dalam memilih teman kita harus hati-hati tetapi kita juga harus cermat mengkonsumsi informasi dan berita yang disodorkan kepada kita secara massif dan kontinyu.

Pada saat ini kita sudah memasuki era dimana rasa malu sudah hilang dan orang dengan terus terang berdusta, memanipulasi, menggunjing, memfitnah, membunuh karakter, mengadu domba, dll untuk kemenangan golongannya dan terkadang hanya untuk menaikkan status rating.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Pesan Nabi Muhammad Shallallahu ‘ Alaihi Wassallam terasa semakin aktual bahwa kita harus menyaring dan memeriksa setiap khabar yang kita terima dari suatu pihak agar kita tidak terjerumus ke dalam dosa dan penyesalan.

Media massa sekarang ini adalah senjata utama dalam perang ide dan pemikiran dan alat tipu daya paling efektif untuk mengelabui massa atau menciptakan atmosfir yang dikehendaki.

Bahkan banyak berita yang tampaknya saintifik tetapi sebenarnya sangat menyimpang dan sama sekali tidak akurat.

Dan salah satu gaya media massa yang perlu dicermati adalah penyampaian berita hanya dari satu sisi (angle) dengan menutupi sisi atau indikator lain sehingga orang-orang naïf akan terkecoh dibuatnya.

Berikut saya berikan satu contoh aktual dimana ada suatu artikel yang menyampaikan bahwa semua negara maju di dunia adalah negara Barat atau negara non-muslim dengan menafikan seolah-olah semua kemajuan yang dibangun negara-negara muslim tidak ada artinya.

Padahal kalau kita mau melirik sejarah sebentar kita akan tahu bahwa semua negara Barat yang katanya maju dan modern kebanyakan adalah negara imperialis, penjajah, perampok, pelaku perbudakan, penjahat perang dan pedagang licik yang merasa bangga menzalimi negara-negara lemah dan bahkan tidak segan menzalimi penduduknya sendiri.

Adalah sangat menyedihkan bila kemajuan diukur dengan angka nominal uang, bila angka itu hanya dikuasai oleh 2 atau 3 persen dari jumlah penduduk.

Adalah sangat menyedihkan bila kemajuan diukur dengan tampilan fisik sekilas, sembari menyembunyikan data yang tidak bisa dilihat langsung.

Bila kita mau menilik sedikit tentang klaim negara-negara yang katanya maju dan modern maka coba kita telaah melalui indikator terselubung berikut ini:

  1. Berapa banyak jumlah total obat penenang yang dikonsumsi rakyatnya per tahun?
  2. Berapa banyak jumlah total alkohol yang dikonsumsi rakyatnya per tahun?
  3. Berapa banyak jumlah total orang yang masuk ke rumah sakit per tahun?
  4. Berapa banyak jumlah total perceraian dan masalah kekerasan rumah tangga yang terjadi per tahun?
  5. Berapa banyak jumlah total kejahatan yang terjadi per tahun, dan berapa banyak populasi penjaranya?
  6. Berapa banyak jumlah pengangguran dan tuna wisma?
  7. Berapa banyak jumlah hutang masyarakat kepada bank?
  8. Berapa banyak jumlah angka bunuh diri?
  9. Berapa banyak jumlah murid yang putus sekolah?
  10. Berapa banyak kejahatan kerah putih dan kerah biru yang terjadi?

Dan masih banyak lagi indikator terselubung yang bila dipaparkan akan malulah sebuah negara mengklaim kesuksesannya.

Kita sebagai konsumen berita juga jangan mau menelan info bulat-bulat tanpa memikirkan “big picture” bahwa dunia ini tempatnya tipu daya dan permainan.

Mulai dari sekarang mari kita cermati berita dengan lebih arif dan cermat. Wallahu a’lam.*

Penulis peminat masalah sosial

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:mediaMedia massatipuan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya tatap muka madrasah Wakil Ketua MPR: Kebangkitan Nasional Indonesia Hasil Kebersamaan
Tulisan selanjutnya Imbauan MUI Soal Homoseksual: Tokoh Agama Gencarkan Pencerahan, Penegak Hukum Bertindak Tegas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?