Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Jadilah Mujahid dan Mujahidah Siber

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Mei 2021 10:23 10:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2021 10:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | MUJAHID dan mujahidah siber. Istilahnya bombastis. Namun maknanya sangatlah sederhana: Sebarkan tulisan, gambar atau pesan lewat dunia maya!

Kita tahu saat ini abad digital. Berkat internet, penyebaran informasi begitu mudah dan masif di media sosial: Mengapa kita harus menjadi Mujahid dan Mujahidah Siber?”

Karena keburukan pun bisa disebarkan dengan mudah melalui Facebook, Twitter dan WA oleh para penyebar keburukan. Ada yang menjadi ‘ustadz parodi’. Hobinya mencerca ulama, membelokkan hadits nabi dan menjungkirbalikkan pesan ayat-ayat suci.

Anehnya, ‘jamaahnya’ banyak. Ada aktivis-aktivis gelap di dunia maya. Tugasnya membuat berita miring tentang umat Islam, tokoh Islam atau ormas dan partai Islam. Ia senang memojokkan ustadz, habaib dan tokoh-tokoh Islam & aktivis Islam.

Ada selebriti media sosial. Kesukaannya nyinyir terhadap nasehat-nasehat agama dan ulama Islam.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Kita menyaksikan tibaa-tiba muncul para komedian menghina ulama dan habaib.

Baru-baru muncul sekelompok orang yang dengan tiba-tiba memnela penjajah Israel.  Rupanya, sudah mulain banyak bermunculan ‘Yahudi pesek’ dan “Yahudi Nusantara”.

Mereka dengan gencar membela penjajah, menafikkan pembantaian dan penjajahan di tempat suci Baitul Maqdis, yang diberkahi.

Inilah fenomena saat ini yang sedang terjadi. Begitulah era digital. Semua orang bebas dari asuh dan asuh, baik yang membangun maupun yang merusak.

Sekarang paham apapun bisa disebar. Menyebarkan informasi begitu mudah, seperti orang meludah.

Sayangnya umat Islam masih ketinggalan dalam memanfaatkan kemajuan era digital. Infrastruktur informasi seperti portal berita banyak dimanfaatkan untuk merusak.

Alhasil, orang tidak baik dan perusak Islam justru lebih mampu mempengaruhi persepsi publik. Dalam teori komunikasi, siapa yang menguasai informasi, dialah yang akan menjadi pemenang.

Era virtual juga belum mengikuti tradisi berkemajuan oleh umat Islam. Contoh, jika masa lalu tradisi gosip dilakukan ibu-ibu sambil mencari kutu, kini dipindah ke WA. Smartphone yang seharusnya menghasilkan “smart society”, malah melahirkan “gossip society”.

Facebook, Twitter, Telegram bahkan Instagram juga masih banyak digunakan untuk hiburan, pamer menu makanan, pamer barang-barang mahal, nampang selfie dan chit chat perkara yang remeh-temeh.

Dunia virtual adalah area dakwah dan penyebaran berita dan pesan-pesan Islam. Karena itu, milikilah akun di media sosial.

Jangan karena alasan bahwa media sosial banyak mudharat, Anda tidak memiliki akun. Kalau orang-orang baik seperti Anda tidak aktif di dunia maya, siapa yang mau memberika pesan-pesan.

Rupanya pepatah ‘diam berarti emas” itu tidak bisa selamanya. Saat ini, orang baik harus berbicara. Jika semua orang diam seperti Ansa, siapa yang mau meng’counter ‘para penyebar keburukan?

Dakwah virtual sebenarnya lebih dahsyat dari dakwah tatap muka. Tatap muka begitu terbatas waktu dan kesempatannya. Di dunia maya, kita bisa kapan saja memberlakukan pesan-pesan ayat suci dan ajaran Nabi. Orangpun dengan mudah membaca, melihat dan mendengar pesan-pesan petunjuk arah kita.

Ayo Sobat Muslim! Jadilah mujahid dan mujahidah siber. Tulislah pesan-pesan Islam. Jika menulis dirasa sulit, sebarkan meme, gambar, video, poster, foto, dan yang yang haq.

Ingat tugas dakwah bukan hanya para da’i, kyai, syaikh, habaib atau ustadz saja. Tugas dakwah dibebankan kepada setiap individu Muslim.

Saatnya kita berdakwa walaupun di Medsos.

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR: Bukhari Sanad Shohih).*/Abu Fayadh Muhammad Faisal, aktivis anti-pemurtadan dan aliran sesat. Berdomisili di Bekasi Kota dan Kabupaten (Babelan City), Jawa Barat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dakwah MediaJihad cyberJihad sibermedia sosial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya demonstrasi palestina Gelar Demonstrasi Pro-Palestina, Warga Washington Minta Diakhirnya Bantuan AS ke ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Palestina merdeka MUI MUI: Palestina Harus Merdeka dari Zionis Israel untuk Segala Hal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?