Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Haruskah Pulau Komodo di Tutup dan Dibiarkan Tanpa Manusia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 November 2020 17:27 5:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 November 2020 17:27
Bagikan
Bagikan

Oleh:  Raudhia Kartika Sari

 

Hidayatullah.com | PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merencanakan penutupan Taman Nasional Komodo dan memindahkan warga dari kawasan itu demi menciptakan wisata “Komodo Liar”. Kadal besar ini hanya bisa di temukan di Indonesia tepatnya di Taman Nasional  Nusa Tenggara Timur.

Banyak para wisatawan yang berkunjung ke pulau komodo tersebut karena tertarik dengan bentuknya yang eksotis dan juga langka untuk di temukan. Namun lima tahun belakangan ini jumlah wisatawan pulau komodo meningkat begitu pesat sehingga warga Nusa Tenggara khawatir dengan habitat komodo karena dengan begitu Pemerintah Provinsi berencana menutup pulau komodo. Pemerintah juga meminta warga meninggalkan tempat pulau tersebut untuk memastikan tempat itu tidak boleh ada manusia dengan alasan karena komodonya terlindungi.

Namun warga setempat menolak di pisahkan dari komodo yang mereka anggap “saudara sedarah”. Walaupun komodo hidup berdampingan dengan warga setempat justru merasa aman-aman saja juga mereka senang kalau komodo pupulasinya semakin banya.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Semakin di lestarikan dan semakin terkenal itu membuat mereka senang dan berharap mereka tidak di pindah justru mengajak kepada gubernurnya untuk bekerja sama menjaga populasinya. Selain itu penutupan Pulau Komodo memungkinkan adanya dampak negatif untuk lingkungannya dan warga setempat.

Penutupan Pulau Komodo dinilai akan menimbulkan efek buruk terhadap ekonomo warga dan banyak yang akan kembali  ke kebiasaan kurang baik sehingga  mereka  tidak akan berusaha melindungi Taman Nasional Komodo.

Dampak terhadap lingkungan itu sendiri akan menjadi fakor besar terhadap Indonesia seperti kebiasaan memancing menggunakan bom, sehingga karang akan rusak  dan selain itu kemungkinan akan kembali ke hutan memotong kayu untuk mereka jual.

Di sisi lain, sebagian turis justru setuju dengan penutupan pulau  ini dengan alasan” konservasi lingkungan untuk melindungi satwa komodo demi generasi kedepannya”.*

Penulis Mahasiswa STID-M Natsir

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:komodipulau komodo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sastra dalam Tradisi Pendidikan Islam
Tulisan selanjutnya Imam Syafi’i dan Pengikut Kebenaran di Zaman Fitnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?