Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Enam Tahun Mavi Marmara: Antara Palestina dan Revolusi Suriah [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juni 2016 08:07 8:07 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juni 2016 09:15
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Oleh: Surya Fachrizal Ginting

 

Konsistensi

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Kembali ke Mavi Marmara. Mavi Marmara adalah kapal pesiar yang dimiliki oleh salah satu organisasi kemanusiaan terbesar di Turki, Insan Hak ve Huriyetlere Insani Yardim Vakfi. Biasa disingkat IHH. Track recordnya dimulai dari medio tahun 1990-an, saat mereka menolong korban perang Bosnia.

Saat ini, proyek kemanusiaan IHH telah tersebar di sekitar 130 negara. Baik negara muslim, ataupun negara yang didominasi non-muslim. Program IHH meliputi operasi katarak di Afrika, pengadaan sumur air bersih, hadir membantu di berbagai bencana alam di dunia-termasuk di Indonesia. Bahkah IHH sudah belasan tahun membuat kamp di Arakan-Rohingnya, jauh sebelum krisis tentang Arakan marak di media.

Soal anak yatim, IHH saat ini mengasuh sekitar 400 ribu anak yatim di seluruh dunia. Boleh jadi doa ratusan ribu anak yatim itulah yang menggedor arsy Allah, untuk selalu memberkahi organisasi yang satu ini.

Dan, di antara anak-anak yatim itu adalah anak-anak yatim syuhada Suriah.

Sementara sebagian pihak masih sibuk jadi pengamat politik, IHH telah sejak awal menyingsingkan lengan baju mereka. Bukan “sekedar” menyalurkan bantuan sandang-pangan-papan, IHH juga dipercaya sebagai mediator pertukaran tahanan antara pihak rezim al-Asad yang diback-up Iran, dengan kubu Mujahidin.

Pada 2013, IHH menengahi pertukaran 50 tentara Iran yang ditawan mujahidin dengan 2000 lebih rakyat Suriah yang dipenjara rezim al-Asad. Sebuah fakta yang sangat terang keterlibatan Iran di Suriah, sekaligus menunjukkan besarnya kapasitas IHH yang dipercaya sebagai penengah konflik skala besar ini. Tak heran, IHH juga menyandang Special Consultative Status with the United Nations Economic and Social Councilsejak tahun 2004.

IHH juga terus ngotot mempertahankan tuntutan,terhadap empat jenderal Zionis atas peran mereka dalam serangan terhadap Mavi Marmara. Pengadilan Kriminal Istanbul telah mengeluarkan surat penahanan (arrest warrant) terhadap empat jenderal Zionis itu.

Mereka di IHH sadar, tidak mudah menyeret keempat jenderal itu ke pengadilan. “Setidaknya tuntutan hukum itu membuat mereka selalu kuatir jika bepergian ke luar negeri,” ujar seorang rekan penulis di IHH.

Dengan prestasi, capaian, dan konsistensi menolong mereka yang lemah, akankah IHH juga dicemooh sebagai orang bodoh, wahabi-takfiri, dan korban konspirasi Zionis-novus ordo seclorum?

Wartawan dan relawan yang berada di Mavi Marmara

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadIHHMavi MarmarapalestinaRevolusi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Enam Tahun Mavi Marmara: Antara Palestina dan Revolusi Suriah [1]
Tulisan selanjutnya Sambut Ramadhan, Persatuan Ulama Ajak Masyarakat Muslim Saling Memaafkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jihad Santri di Era Modern

Kajian
23 Oktober 2026 09:56
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional

Terbaru

  • Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
  • Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
  • Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?