Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Agar Anak Bebas dari Setan

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 2 Februari 2021 10:45 10:45 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 2 Februari 2021 10:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Hubungan suami istri di sampaing sebagai saana untuk rekreari juga berfungsi untuk prokreasi. Prokreasi adalah usaha untuk mendapatkan keturunan atau memproduksi anak. Hal ini dilakukan sedari awal dengan kehalalan akad nikah yang dilanjutkan dengan hubungan suami istri yang halal pula.

Terlebih dahulu, usaha yang hendak dilakukan haruslah mendapatkan keridhaan Allah. Sebab setan tidak mau lepas dari mengganggu manusia, kapan dan dimana saja. Momentum senggama suami istri besar kemungkinan kemudhdaratan jika tidak melibatkan dan menyertakan Allah yang Maha Kuasa. Karena gol dari hubungan suami istri adalah mendapatkan keturunan. Maka sudah sewajarnya  kita berharap kepada Allah, sebagaimana dalam firmannya.

فَٱللَّهُ خَيْرٌ حَٰفِظًا ۖ وَهُوَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ

“Maka Allah adalah sebaik-baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyanyang diantara para penyanyang.” (QS: Yusuf 64).

Perhelatan hubungan suami istri yang didahului dengan niat yang tulus dengan penuh keridhaan itu, tentu harus dilakukan dengan empat hal:

Baca Juga

Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027

Pertama, diusahakan dengan maksimal di tempat yang khusus dan tak di ruang terbuka.

Kedua, berdoa dan terus berdzikir.

Ketiga,  bersegeralah untuk selau menutup aurat jangan sampai terlihat sedikit pun oleh setan.

Keempat, selalu membimbing  dan mengimunisasi sel telur yang bertemu dengan dzikir dan selalu berbuat kebaikan.

Perihal di atas tentu dengan bimbingan dan dorongan yang diniati dengan ketulusan dan keikhlasan keduanya.

بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami.”

Mengapa hal ini dilakukan? Karena dorongan libido manusia yang amat kuat dengan relaksasi nikmatnya hubungan suami istri yang bisa melalaikan manusia dari ingat kepada Allah.

Maknanya sedari awal kita harus benar-benar bisa menjalani dan menjauhkan diri dari keterlibatan setan dengan mengganti sekuat tenaga Allah dilibatkan dalam membentuk genarasi.

Tahap berikutnya untuk mengimunisasi anak dan jauh dari setan yang terus mengiringinya adalah dengan memberikan nama terbaik. Unsur nama itu pun harus punya value doa dan keberkahan hidup si anak.

Menyertai nama terbaik yang bermakna doa dan keberkahan itu; imun berikutnya adalah menyelenggarakan khitan di hari ketujuh sekaligus aqiqah. (diambil dari buku Imunisasi Anak Cara Islam, penulis Ahmad Syarifuddin)

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doahubungan suami-istriimunisasi anaksetan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gara-gara Video Game Fortnite, Balita Muslim Berusia 4 Tahun Dilaporkan ke Program Anti-Ekstrimisme
Tulisan selanjutnya Menlu Turki, Arab Saudi Tidak Hanya AS, Turki akan Melaporkan Kasus Islamofobia dan Rasisme Negara Lain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelPustaka

Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

5 April 2026 17:01
Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?