Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amnesty International Desak ASEAN Gelar Sidang Darurat Bahas Krisis Rohingya

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2017 08:25 8:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Oktober 2017 08:25
Bagikan
Bendera ASEAN
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai, apa yang dilakukan negara-negara ASEAN dalam menyikapi penyelesaian krisis Rohingya di Myanmar belumlah cukup.

Karenanya, terang Usman, organisasinya meminta agar ASEAN menggelar sidang darurat untuk membicarakan krisis di Rakhine.

Hal itu, disampaikannya dalam surat terbuka kepada Filipina sebagai Ketua Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) melalui menteri luar negeri, Peter Cayetano.

Usman menjelaskan, desakan yang ditempuhnya berdasarkan pasal 20 (4) and 7 (2) (d) dari Piagam ASEAN, yakni untuk menghentikan kekerasan dan pelanggaran HAM serta kejahatan lainnya dengan berpegang teguh pada hukum internasional.

“Juga memastikan bantuan kemanusiaan diterima oleh pengungsi Rohingya di Bangladesh and warga Myanmar lainnya yang terlantar,” ujarnya dalam salinan surat yang diterima hidayatullah.com, Kamis (05/10/2017).

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Selain itu, lanjutnya, memastikan keselamatan dan kepulangan pengungsi Rohingya yang secara suka rela mau pulang ke Rakhine.

Kemudian, menyelesaikan akar permasalahan dari krisis yang terjadi saat ini khususnya terkait diskriminasi dan segregasi berdasarkan etnis dan agama terhadap etnis Rohingya.

Termasuk, sambungnya, mendukung tim pencari fakta yang dibentuk oleh Dewan HAM PBB dan inisiatif internasional lainnya untuk menginvestigasi pelanggaran HAM dan kejahatan yang terjadi berdasarkan ketentuan internasional, dan menghukum pelaku pelanggaran HAM.

Usman memandang, perlu juga dibentuk sebuah mekanisme, baik melalui Komisi Antar Pemerintah ASEAN untuk Hak Asasi Manusia (AICHR) atau melalui badan lain, yang akan menerima pengaduan pelanggaran hak asasi manusia oleh negara anggota ASEAN dari perorangan dan kelompok, dengan mandat untuk menyelidiki pengaduan, mencari dan menerima informasi dari negara anggota yang bersangkutan.

“Serta membuat rekomendasi untuk mengatasi masalah yang diangkat dalam pengaduan tersebut,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Elektabilitas Rendah, Politisi Golkar Sarankan Jokowi Lakukan Reshuffle
Tulisan selanjutnya “Erdogan vs Darwin”: Lonceng Kejatuhan Pendidikan Sekuler di Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?