Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Agar Tak Ada ‘Anak Lapar Ayah’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Desember 2017 06:18 6:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Desember 2017 06:18
Bagikan
Irwan Rinaldi membawakan "Monolog Keayahan" di Auditorium Gelanggang Remaja, Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/12/2017).
Bagikan

PARA penonton menatap khusyuk satu sosok yang sedang menyapu lantai di atas panggung. Diiringi musik yang mengalun pelan, suasana temaram, hanya menyisakan lampu panggung yang memancarkan sinarnya.

Terpampang gambar anak kecil yang wajahnya mengekspresikan teriakan dan pemberontakan.

“Aku enggak mau bapak,” terdengar teriakan ‘anak’ tersebut.

“Jangan katakan itu, ayah mohon jangan katakan itu lagi!” Harap sang bapak menyela perkataan ‘anaknya’.

Demikian secuil sesi pada Monolog Keayahan dari episode pertama yang bersumber dari 6 naskah karya Irwan Rinaldi -pemeran monolog tersebut.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pejuang parenting ayah ini memulai monolognya yang mengisahkan perjuangan keterlibatan peran penting ayah tiada henti, yang di selenggarakan di Auditorium Gelanggang Remaja, Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/12/2017).

“Keayahan merupakan jalan perjuangan yang saya pilih lewat lembaga Ayah untuk Semua (AuS) dalam berkontribusi pada negeri ini,” tuturnya kepada wartawan termasuk hidayatullah.com selepas ia mengisi Monolog Keayahan.

Baca: Kisah Foto Mengharukan: Anak Peluk Hangat Ayah nan Renta

“Saya tak sanggup membayangkan bagaimana negeri ini di masa depan, jika anak-anak tumbuh dan berkembang tanpa peran ayah dalam pengasuhan mereka, khususnya di masa emas anak-anak di umur 0-15 tahun usia mereka,” lanjutnya mengungkapkan.

Ayah Irwan, sapaan akarabnya, lelaki yang gemar mendirikan komunitas ayah di berbagai penjuru, melanjutkan monolognya. Bahwa bertahun-tahun ia mendampingi anak yang tertatih-tatih dalam kehidupan sehari-hari.

Dimana ada ayah mereka secara fisik, tapi mereka sangat sulit menemukan ayahnya secara psikologis. Padahal mereka duduk bersama, memegang tangan ayahnya, menyentuh pundak ayahnya, bisa melihat ayahnya berjalan dan melihat jelas sosok ayahnya dari ujung rambut menuju ujung kaki.

“Semua itu tak ditemukan ada jembatan emosi antara ayah dan anak. Padahal ayah sosok dalam keluarga yang memiliki tempat tersendiri di hati permata anaknya.

Baca: Ayah Menulis Kitab, Putrinya Menghafalnya, Menantu Mensyarahnya

Namun tak jarang meski ayah dihormati dan disegani, juga ditakuti, bukan karena tak menyayangi keluarganya, melainkan karena umumnya ayah, hemat dalam berbicara, hingga cintanya sulit diungkap tak mudah direka,” tegasnya.

Ayah Irwan berharap, dengan adanya Monolog Keayahan semakin meluas dan tertanam dalam hati para ayah, sehingga anak-anak mendapatkan haknya bermain, belajar, bersahabat, berlatih dengan ayah mereka.

“Jangan sampai muncul akibat minimnya perhatian ayah secara psikologi membuat anak menjadi ‘father hunger’ (anak lapar ayah, Red), karena tugas utama ayah adalah loving (mencintai) pada usia dini mulai umur 0-5 tahun, lalu coaching (melatih/membina) dan modeling (memberi teladan, Red),” pesan Ayah Irwan.

Monolog Keayahan “Negeri Tanpa Ayah” diselenggarakan dengan dukungan Yayasan Langkah Kita, yang hasil penjualan tiketnya akan disumbangkan untuk pengembangan program Sekolah Orangtua Rumah Anak Soleh (SOT RAS) di Padang, Sumatera Barat.* Zulkarnain

Baca: Ayah Bunda, Jangan Pilih Kasih Pada Anak-anakmu!

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakanak dan ayahanak lapar ayahayahAyah Irwanbapakfather hungerIrwan RinaldiKeluargakepala rumah tanggaorangtuapakar parentingparentingpendidikan anakpendidikan keluargaperan ayahpsikologi anaktugas ayah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tingkatkan Peran Ibu, Salimah Banjarbaru gelar Seminar Parenting
Tulisan selanjutnya malam tahun baru Dikabarkan akan Ada Pesta Homoseks, Aparat Balikpapan Diminta Tindak Tegas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?