Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Biarawati Prancis Manusia Tertua Meninggal Menjelang Ulang Tahun ke-119

Headline

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Januari 2023 19:45 7:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Januari 2023 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang wanita biarawati di Prancis yang diyakini merupakan manusia tertua di dunia saat ini telah meninggal hanya beberapa pekan menjelang ulang tahun ke-119.

Lucile Randon, yang dikenal dengan sebutan Sister André, dilahirkan di kota Ales di bagian selatan Prancis pada 11 Februari 1904. Dia mengalami Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Dia menyaksikan bagaimana listrik menyalakan lampu di sekolahnya untuk pertama kali, dan selamat ketika terpapar Covid-19 tanpa menyadari bahwa dirinya positif coronavirus.

Jubir David Tavella mengatakan bahwa wanita tua itu meninggal pada hari Selasa (17/1/2023) pukul 2 dini hari di panti wreda Sainte-Catherine-Laboure di kota Toulon.

Gerontology Research Group, yang memvalidasi orang-orang yang diduga berusia 110 tahun atau lebih, mencantumkan namanya sebagai orang yang diketahui paling tua di dunia setelah kematian Kane Tanaka di Jepang tahun lalu dalam usia 119.

Saat ini, posisi teratas dalam daftar itu adalah wanita kelahiran Amerika bernama Maria Branyas Morera, yang saat ini tinggal di Spanyol dan berusia 115 tahun, lapor Associated Press Kamis (19/1/2023).

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Sister André dites positif coronavirus pada bulan Januari 2021, menjelang ulang tahun ke-117. Gejala yang dialaminya sangat sedikit bahkan dia tidak menyadari bila terinfeksi. Keberuntungannya selamat dari maut Covid-19 menjadi perbincangan media di Prancis maupun mancanegara.

Bulan April 2021, ketika ditanya perihal usianya yang panjang setelah selamat dari dua perang dunia, kepada media Prancis dia mengatakan bahwa “bekerja …. membuat Anda hidup. Saya bekerja sampai saya berusia 108 tahun.”

Namun, koran lokal Midi Libre melaporkan bahwa Sister Andre pernah berkata pada 2020, setelah sembuh dari Covid-19, bahwa “Tuhan telah melupakan saya.” Sepertinya dia tidak sanggup lagi menahan beban usia uzur.

Koran itu melaporkan bahwa ketika dikunjungi pada bulan Mei, biarawati Katolik itu tidak lagi dapat bergerak disebabkan usianya yang sangat lanjut. Dia kehilangan penglihatan, pendengarannya memburuk dan wajahnya berkerut karena nyeri sendi.

Semasa bugar dahulu, Sister Andre diketahui setiap hari menikmati segelas minuman anggur (wine) dan coklat. Saat ulang tahun ke-117 pada 2021 dia merayakannya dengan meminum Champagne, anggur merah dan port (minuman anggur khas Portugal yang memiliki kadar alkohol tinggi).

“Saya sangat, sangat, sangat, sangat bahagia,” ujarnya dalam wawancara lewat telepon kala itu dengan Associated Press. “Karena saya bertemu dengan semua yang saya cintai dan bersyukur kepada Tuhan karena memberikannya kepada saya. Puji Tuhan atas semua kesulitan yang telah dilalui.”

Sister Andre, yang kabarnya memilih nama relijius itu dari nama saudara lelaki kesayangannya, mengenang puncak masa kehidupannya yang panjang dalam wawancara bulan Mei itu dengan Midi Libre. “Hari terindah dalam hidup saya adalah ketika gencatan senjata (mengakhiri Perang Dunia I) diumumkan,” dan penduduk Ales berkumpul di alun-alun kota untuk menyanyikan lagu kebangsaan Prancis.

Saat masih kanak-kanak, dia menyaksikan bola lampu listrik menyala di ruang kelas di sekolahnya untuk pertama kali. Kata baru yang dipelajarinya kala itu adalah listrik, dan hatinya penuh dengan kegembiraan.

Pada tahun 1997 seorang wanita bernama Jeanne Calmet, yang juga tinggal di bagian selatan Prancis, meninggal dunia dalam usia 122 tahun. Dia sementara ini masih memegang rekor umur panjang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BiarawatiHeadlineLucile Randonmanusia tertuaPrancisSister Andre
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Bantah Memblokir Pengiriman Tank Leopard ke Ukraina
Tulisan selanjutnya Ekstremis Swedia Bakar Al-Quran di Bawah Perlindungan Polisi, Turki Kecam Keras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?