Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Negara-Negara Muslim Kecam Swedia Membiarkan Aksi Pembakaran Al-Quran

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Januari 2023 15:28 3:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Januari 2023 12:10
Bagikan
Demonstran membakar potret Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras, di depan Konsulat Jenderal Swedia di Istanbul. - Foto AFP
Bagikan

Hidayatullah.com— Qatar mengecam pihak berwenang Swedia karena mengizinkan pengunjuk rasa sayap kanan membakar Al-Quran di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm pada hari Sabtu. Pernyataan kecaman Qatar disampaikan pihak kementerian luar negerinya.

“Qatar mengutuk dan mencela dengan sangat keras izin otoritas Swedia untuk membakar salinan Al-Quran di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar.

“Ini juga menekankan bahwa insiden keji ini merupakan tindakan penghasutan dan provokasi serius terhadap perasaan lebih dari dua miliar Muslim di dunia,” tambah pernyataan tersebut.

Pada hari Sabtu, Rasmus Paludan, seorang politikus dari partai sayap kanan Stram Kurs (Garis Keras) Denmark, memimpin aksi di mana dia membakar salinan kitab suci Al-Quran tersebut. Setelah caci maki selama hampir satu jam, menyerang Islam dan imigrasi di Swedia, Paludan membakar Al-Quran dengan korek api.

Paludan, melakukan aksinya dikelilingi oleh polisi. Di dekatnya, sekitar 100 orang berkumpul untuk melakukan protes balasan yang tenang.

Baca Juga

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

“Jika menurut Anda tidak seharusnya ada kebebasan berekspresi, Anda harus tinggal di tempat lain,” katanya.

Pihak berwenang Turki segera menanggapi dalam sebuah pernyataan. “Kami mengutuk sekeras mungkin serangan keji terhadap kitab suci kami … Mengizinkan tindakan anti-Islam ini, yang menargetkan umat Islam dan menghina nilai-nilai suci kami, dengan kedok kebebasan berekspresi sama sekali tidak dapat diterima,” kata Kementerian Luar Negeri Turki.

Kementerian Turki juga meminta dunia untuk mengambil tindakan terhadap Islamofobia dan mendesak Swedia untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap para pelanggar.

Protes hari Sabtu disetujui oleh otoritas Swedia yang memberikan izin polisi ke Paludan. Itu terjadi ketika ketegangan diplomatik dengan Turki meningkat ketika Swedia mencari dukungan Ankara untuk bergabung dengan aliansi militer NATO.

Menanggapi protes tersebut, Turki membatalkan perjalanan penting Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson, dengan mengatakan bahwa kunjungan tersebut telah “kehilangan signifikansi dan maknanya”.  Sebagai anggota NATO, Turki memiliki kekuatan untuk memblokir aplikasi bagi negara lain yang ingin bergabung dengan aliansi tersebut.

Sementara itu, pernyataan Qatar memperingatkan bahwa tindakan Islamofobia seperti itu serta seruan sistematis untuk berulang kali menargetkan Muslim di seluruh dunia telah mengakibatkan peningkatan kampanye anti-Muslim yang berbahaya.

Ia juga meminta masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawabnya untuk menolak kebencian, diskriminasi, penghasutan dan kekerasan serta mendesak dialog dan saling pengertian. Pihak berwenang di Doha mengatakan Qatar menolak “segala bentuk ujaran kebencian berdasarkan agama atau ras selain menolak keterlibatan kesucian dalam perselisihan politik.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom menyebut provokasi Islamofobia “mengerikan”. “Swedia memiliki kebebasan berekspresi yang luas, tetapi itu tidak berarti bahwa Pemerintah Swedia, atau saya sendiri, mendukung pendapat yang diungkapkan,” kata pejabat itu dalam ciutan di akun twitter.

Namun, pejabat yang sama mengatakan kepada kantor berita TT sehari sebelumnya bahwa Swedia “menghormati kebebasan berbicara.”  Ibrahim Kalin, juru bicara presiden Turki, mengecam demonstrasi itu sebagai “kejahatan kebencian yang nyata.”

“Mengizinkan tindakan ini terlepas dari semua peringatan kami mendorong kejahatan rasial dan Islamofobia,” demikian cuitanya. “Serangan terhadap nilai-nilai sakral bukanlah kebebasan tetapi barbarisme modern,” tambah dia.

Insiden itu juga menuai kecaman internasional dari beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Yordania, Kuwait, Indonesia, Malaysia dan Muslim di seluruh dunia.  “Arab Saudi menyerukan untuk menyebarkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan, serta menolak kebencian dan ekstremisme,” kata kementerian luar negeri Saudi dalam sebuah pernyataan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dunia IslamNegara Muslimpembakaran al-QuranRasmus Paludanswedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bangsawan Saudi Sambut Kerja Sama Dagang dengan Indonesia
Tulisan selanjutnya Apakah Al-Quran Memerlukan Hermeneutika? (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?