Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Uighur Gembira Pemerintah Kanada Siap Tampung 10.000 Muhajirin Mulai 2024

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Februari 2023 21:19 9:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 Februari 2023 21:15
Bagikan
Muhajirin Uighur Kanada berfoto dengan anggota parlemen Kanada setelah pemungutan suara dengan suara bulat. Sumber: New Canadian Media
Bagikan

Hidayatullah.com—Turnisa Matsedik-Qira sudah bertahun-tahun tidak bertemu keluarganya dan tidak tahu di mana mereka berada. Dia adalah Muhajirin Uighur yang tinggal di Vancouver, Kanada, dan belum mendengar kabar dari keluarganya di China sejak tahun 2017.

Matsedik-Qira khawatir mereka menjadi bagian dari sekira satu juta warga Uighur dan minoritas Turki lainnya yang ditahan di kamp “pendidikan ulang” yang didirikan oleh rezim komunis China di wilayah Xinjiang.

Namun, pada bulan ini Matsedik-Qira dan Muhajirin Uighur lainnya di Kanada merayakan pemungutan suara House of Commons yang mendapat suara bulat untuk meminta pemerintah Kanada membuat program penerimaan 10.000 warga Uighur dan minoritas Turki yang berusaha melarikan diri dari China—mulai tahun 2024.

Mosi tersebut tidak mengikat, yang berarti belum ada komitmen konkret untuk menerima 10.000 Muhajirin ke Kanada, tetapi hal itu mengawali perencanaan bagaimana proyek penerimaannya dapat dilaksanakan.

Pemungutan suara tersebut berlangsung pada 1 Februari dan didukung oleh Perdana Menteri Justin Trudeau serta anggota kabinetnya. Jika diterapkan, UU itu akan melindungi ribuan warga Uighur dari risiko penganiayaan rezim komunis China dengan membawa mereka ke Kanada selama dua tahun.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

“Yang paling penting, ini akan membantu kesehatan mental kami dan setidaknya memberi kami banyak ketenangan karena lebih dari 10.000 orang Uighur akan hidup seperti manusia sesungguhnya tanpa khawatir menghilang suatu saat,” ucap Matsedik-Qira dikutip New Canadian Media.

Darren Byler, antropolog sosiokultural dan profesor di Universitas Simon Fraser yang mempelajari genosida Uighur oleh China, mengatakan bahwa mosi tersebut adalah kemenangan besar bagi bangsa Uighur, dan bahwa China serta mereka yang mendukung rezim komunis itu telah gagal dalam upaya kejamnya terhadap etnis Uighur.

“Dengan mengambil langkah ini, Kanada menunjukkan ketidakefektifan Islamofobia dan rasisme China terhadap Muslim,” kata Byler.

“Para pemimpin Kanada telah menunjukkan, mereka percaya bahwa kehidupan orang-orang ini penting dan harus dilindungi. Para pencari suaka yang secara efektif tak memiliki kewarganegaraan ini mempunyai peluang untuk mendapatkan harapan, kesempatan untuk memulai kembali kehidupan mereka, mencari pekerjaan dan tempat untuk membangun masa depan.”

Data sensus terbaru yang tersedia menurut statistik resmi pemerintah menunjukkan, ada sekira 2.500 orang berbahasa Uighur dan Turki di Kanada pada tahun 2021.    “Saya merasa sangat senang dan sangat bangga menjadi orang Kanada-Uighur ketika semua anggota parlemen mendukung mosi tersebut,” kata Matsedik-Qira.

Meski dia yakin keluarganya sendiri tak akan mendapat manfaat dari mosi ini karena mereka belum dapat meninggalkan China, dia tetap antusias dengan rencana penerimaan Muhajirin Uighur ini.

Matsedik-Qira telah vokal tentang hak-hak Uighur sejak dia pindah ke Kanada dari Turkistan Timur pada tahun 2006. Dia adalah Wakil Presiden East Turkistan Association of Canada dan telah melakukan protes setiap pekan selama lebih dari tiga tahun di depan konsulat China di Jalan Granville, Vancouver, Kanada.

Protes ini serupa dengan protes pekanan di pusat Kota Toronto, di mana warga Uighur Kanada secara rutin muncul untuk meningkatkan kesadaran akan kekejaman rezim komunis China terhadap populasi etnis minoritas tersebut.

Mehmet Tohti, seorang aktivis Uighur-Kanada terkemuka dan salah satu pendiri World Congress Uighur, tiba di Kanada pada tahun 1998. Ia telah memperjuangkan hak-hak bangsa Uighur selama beberapa dekade.

Tohti mengatakan, 37 anggota keluarganya telah disekap karena aktivitasnya tersebut. Salah satu situasi penyekapan terjadi bulan lalu, ketika Tohti mendapat telepon dari pejabat rezim China yang memberitahu bahwa sepupunya telah ditahan.

“Saya diberi tahu…bahwa dua saudara perempuan saya ‘meninggal’, tiga saudara laki-laki saya hilang, dan itu akan menjadi konsekuensi [yang sama] [untuk] sepupu saya,” ujarnya.

Tohti hadir di House of Commons ketika pemungutan suara dengan suara bulat untuk menerima Muhajirin Uighur berlangsung.  

“Itu adalah momen yang membuat bahagia,” kata Tohti, “saya sangat tersentuh ketika melihat semua anggota parlemen dari [berbagai] latar belakang politik berdiri selama beberapa menit untuk mendukung mosi tersebut dan memberikan dukungan.”

Berita itu diterima dengan baik oleh warga Uighur di seluruh dunia.  “Banyak orang Uighur di luar dan di dalam Kanada telah menghubungi saya dan berterima kasih kepada Kanada,” tambah Tohti. (Sahabat Al-Aqsha | New Canadian Media)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinekanadaPengungsi RohingyaRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gaya Hidup Salah Satu Pejabat Pajak jadi Sorotan, Sosiolog UGM Desak Pemerintah Benahi Mental Pejabat Publik
Tulisan selanjutnya Putra Chef Terkenal Marco Pierre White Masuk Islam dan Jadi Mualaf Masuk Islam di Penjara, Begini Kisah Mualaf Putra Chef Terkenal Marco Pierre White

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?