Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Selebriti dan CEO Tersangkut Suap Pendaftaran Universitas Terkemuka di Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Maret 2019 19:07 7:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2019 06:15
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Aktris Felicity Huffman dan Lori Loughlin termasuk dalam kelompok sekitar 50 orang yang dijerat dakwaan dalam skandal pendaftaran masuk ke sejumlah universitas elit di Amerika Serikat, yang melibatkan aksi suap-menyuap, pemalsuan nilai tes dan bahkan pemalsuan foto.

Huffman (terkenal karena perannya dalam serial televisi ‘Desperate Housewives’) dan Lori Loughlin (tersohor sebagai bibi Becky dalam serial televisi ‘Full House’) termasuk di antara 33 orangtua yang dikenai dakwaan hukum oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat setelah terjaring dalam operasi yang diberi nama “Operation Varsity Blues”. Kasus itu merupakan kasus kecurangan di perguruan tinggi terbesar yang pernah ditangani Depkeh AS.

Pimpinan jaringan skema culas tersebut adalah pria bernama William Singer, 58, pemilik Key Worldwide Foundation dan sebuah perusahaan bernama Edge College & Career Network. Singer dan beberapa staf bawahannya menerima uang suap sekitar $25 juta dari para orangtua antara tahun 2011 dan 2018, sebagai jaminan anak-anak mereka “diterima masuk di sekolah-sekolah elit,” kata jaksa federal AS Andrew Lelling. Sembilan orang pelatih, dua tenaga administrasi panitia ujian ACT dan SAT, satu pengawas mahasiswa dan satu staf administrasi sebuah perguruan tinggi juga dijerat dakwaan dalam kasus itu.

Huffman dan suaminya aktor William H Macy –yang tidak termasuk sebagai terdakwa– dituduh membayar suap $15.000 kepada sebuah lembaga berbasis di California agar anak perempuan tertuanya dapat menjalani ujian Scholastic Aptitude Test (SAT) di sebuah pusat ujian yang dapat mendongkrak nilai ujiannya hingga melebihi 400 poin, dengan secara diam-diam mengoreksi jawaban yang salah. Pembayaran itu disamarkan sebagai donasi kepada lembaga tersebut yang katanya akan dipakai untuk program pendidikan dan pengembangan diri para pemuda dari kalangan tak mampu.

Loughlin dan suaminya Mossimo Giannulli dituduh membayar uang suap $500.000 dan memalsukan sejumlah foto guna menampilkan putrinya sebagai anggota sebuah tim dayung kompetitif, dengan tujuan diterima di University of Southern California (USC).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Lelling, banyak kasus lainnya yang melibatkan pemalsuan foto, lansir RT Rabu (13/3/2019).

Selain para selebriti itu, sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar juga tercantum sebagai terdakwa.

“Para orangtua ini merupakan katolog kekayaan dan privilege,” kata Lelling dalam konferensi pers hari Selasa seperti dilansir BBC.

Perguruan-perguruan tinggi elit yang menjadi incaran termasuk Universitas Yale, Stanford dan Georgetown. Namun, tidak ada petunjuk yang mengindikasikan lembaga pendidikan itu terlibat langsung.

Singer dituduh dengan sengaja membantu para orangtua memalsukan foto anak-anaknya aktif mengikuti olahraga tertentu. Sebagaimana diketahui, prestasi di salah satu cabang olahraga dapat memudahkan seseorang diterima di universitas-universitas di Amerika Serikat, bahkan ada yang mendapat beasiswa karenanya.

Pemalsuan foto yang dilakukan Singer tidak jarang dengan cara rekayasa menggunakan photoshop foto wajah atlet dan menggantinya dengan wajah anak kliennya.

Tiga orang saksi membantu pihak berwenang federal menyusun kasus atas Singer dan orang-orang yang terlibat dalam skandal itu. Bukti yang dipakai antara lain rekaman pembicaraan Huffman dan email-email dari Loughlin.

Huffman ditahan hari Selasa (12/3/2019), tetapi dibebaskan dengan uang jaminan $250.000. Sedangkan Giannulli dilepas dengan uang jaminan $1 juta. Tidak diketahui status penahanan Loughlin dan berapa uang jaminan pelepasannya dari tahanan.

Singer menyatakan dirinya bersalah melakukan konspirasi pemerasan, pencucian uang, konspirasi menipu negara AS dan mengganggu proses hukum. Singer akan dijatuhi hukuman pada bulan Juni mendatang dan terancam hukuman maksimal 65 tahun penjara serta denda lebih dari $1 juta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Provinsi Ontario Kanada Larang Penggunaan Ponsel di Kelas
Tulisan selanjutnya Prabowo: Memimpin Pakai Hati dan Niat Tulus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?