Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tanzania Menyelidiki Penyakit Misterius Setelah Lima Orang Meninggal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2023 06:02 6:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2023 06:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tanzania mengerahkan sebuah tim pakar kesehatan untuk menyelidiki penyakit misterius yang telah merenggut nyawa lima orang, kata pemerintah.

Penyakit itu terdeteksi diidap sejauh ini tujuh orang dengan gejala antara lain demam, muntah, pendarahan di berbagai bagian tubuh dan gagal ginjal,kata kementerian dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Kamis (16/3/2023) seperti dikutip AFP.

Pemerintah telah mengirim tim tanggap cepat ke wilayah barat laut Kagera yang berbatasan dengan Uganda untuk menyelidiki “penyakit menular”, kata kepala petugas medis Tanzania Tumaini Nagu dalam pernyataan tersebut.

“Sampel telah diambil dari pasien dan orang yang meninggal guna mengidentifikasi sumber dan jenis penyakit,” katanya, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang tetapi tetap berhati-hati untuk menghindari penularan.

Penyelidikan ini menyusul wabah Ebola di Uganda, yang berlangsung hampir empat bulan dan merenggut nyawa 55 orang sebelum pemerintah pada Januari menyatakan wabah telah berakhir.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Tahun lalu, Tanzania mengidentifikasi wabah leptospirosis atau “demam tikus” yang menewaskan tiga orang di Lindi.

Infeksi bakteri umumnya menyebar melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi oleh urin hewan yang terinfeksi.

Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan mengatakan pada saat itu bahwa penyakit tersebut kemungkinan disebabkan oleh “interaksi yang berkembang” antara manusia dan hewan liar sebagai akibat dari degradasi lingkungan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:leptospirosisTanzania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti BRIN: Awal Ramadhan 2023 Muhammadiyah, NU dan Pemerintah Berpotensi Serentak
Tulisan selanjutnya Penantang Erdogan Berjanji akan Usir Pengungsi Suriah Jika Terpilih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?