Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mau Bakar Qur’an, Inggris Larang Masuk Rasmus Paludan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Maret 2023 10:54 10:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2023 07:33
Bagikan
Rasmus Paludan, ketua kelompok politik garis keras Denmark, memimpin aksi membakar salinan kitab suci Al-Quran dibawah perlindungan polisi
Bagikan

Hidayatullah.com– Politisi kanan-jauh Denmark Rasmus Paludan dilarang memasuki wilayah Inggris setelah mengeluarkan ancaman akan membakar Qur’an di Wakefield.

Menteri Keamanan Inggris Tom Tugendhat mengatakan Rasmus Paludan, pendiri partai anti-Islam Stram Kurs, sudah dimasukkan ke dalam daftar pengawasan imigrasi.

Paludan belum lama ini mengatakan akan membakar kitab suci umat Islam itu di sebuah lapangan di kota West Yorkshire kota.

Rencana itu diutarakan setelah empat siswa diberhentikan sementara karena insiden perusakan Qur’an di sebuah sekolah di Wakefield.

Empat siswa di Wakefield diberhentikan sementara oleh Kettlethorpe High School pada bulan Februari setelah seorang murid kelas 10 membawa sebuah kitab Al-Qur’an, konon karena ditantang oleh teman-temannya. Bagian sampulnya kemudian ditemukan dalam keadaan sudah disobek dan sejumlah halaman lecek. Namun, polisi berkesimpulan tidak ada pelanggaran terjadi dan kepala sekolah tersebut mengaku lega karena “tidak ada maksud jahat” dari anak-anak yang terlibat itu.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Dalam rekaman video yang diunggah hari Ahad di Twitter, Paludan mengatakan dia akan pergi ke kota itu guna “menuntut balas” terhadap “kekuatan-kekuatan yang tidak demokratis”. Dia bermaksud membakar Qur’an pada hari Rabu (22/3/2023), bertepatan dengan awal Ramadhan, lapor BBC.

Menteri Keamanan mengatakan di hadapan anggota majelis rendah parlemen Inggris House of Commons bahwa dirinya mengambil keputusan pencekalan masuk terhadap Paludan setelah Simon Lightwood, anggota parlemen dari Partai Buruh dari perwakilan Wakefield, hari Senin mengutarakan kekhawatirannya perihal kemungkinan kedatangan politisi rasis tersebut.

 “Politisi sayap kanan Islamofobik Denmark Rasmus Paludan mengatakan dia akan melakukan perjalanan dari Denmark ke Wakefield dengan tujuan semata-mata membakar Al-Qur’an di tempat umum,” kata Lightwood.

“Paludan sebelumnya dipenjara di Denmark karena pernyataan kebencian dan rasisnya. Dia adalah orang berbahaya yang seharusnya tidak diizinkan masuk ke negara ini. Dapatkah menteri dalam negeri memberikan kepastian kepada saya dan masyarakat saya bahwa pemerintah akan mengambil tindakan guna mencegah hal ini?” kata Lightwood.

Tugendhat mengatakan Paludan telah ditambahkan ke indeks peringatan Inggris.

Dia menambahkan, “Perjalanannya ke Inggris tidak akan kondusif untuk kebaikan publik dan dia tidak akan diizinkan masuk.”

Paludan sudah beberapa kali menggelar demonstrasi di mana dia melakukan pembakaran kitab Al-Qur’an, sebagian di antaranya bahkan menyebabkan aksi protes balasan yang menimbulkan bentrokan.

Pada bulan Januari di membakar sebuah kitab Al-Qur’an di depan Kedutaan Turkiye di Stockholm, sehingga membuat Turkiye menolak memberikan persetujuan keanggotaan Swedia ke dalam NATO.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Qur’anHeadlineinggrisRasmus PaludanWakefield
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komandan Jihad Islam Dibunuh di Suriah, Diduga Pelakunya Israel
Tulisan selanjutnya 20 Tahun Invasi Iraq: Bagaimana Bush dan Blair Membunuh dan Menghancurkan Negeri 1001 Malam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?