Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

MILF Tolak Memiliki Hubungan Dengan JI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juni 2003 14:17 2:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2003 14:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin MILF, Salamat Hashim menegaskan, pihaknya siap membicarakan perdamaian dengan Manila untuk mengakhiri 25 tahun pemberontakan. Dia juga menyatakan sikapnya menentang terorisme. “Terorisme adalah sesuatu yang dilarang dalam Islam. Jadi, tidak mungkin kami mendukungnya,” katanya. Dia merasa berkewajiban mewujudkan perdamaian di bawah tuntunan Islam.

Sebelumnya, Presiden Filipina Gloria Arroyo menuduh bahwa MILF mendukung kelompok teroris yang bertanggung jawab atas adanya pengeboman di beberapa daerah di kawasan selatan Filipina. Sekitar 100 orang diperkirakan meninggal akibat serangkaian serangan bom sejak Maret lalu.

Pada Kamis lalu, Arroyo menegaskan, jika MILF ingin mengadakan pembicaraan damai, mereka harus memutuskan hubungan dengan jaringan teroris dulu. Seakan menjawab Arroyo, Hashim menegaskan, “Untuk menunjukkan kesungguhan pernyataan bahwa kami tidak terlibat dalam jaringan terorisme, kami menyatakan mengutuk kegiatan terorisme.”

Dia juga menolak dikaitkan dengan peristiwa berdarah berupa rangkaian pengeboman itu. “Sebagai konsekuensinya, kami menolak setiap tuduhan mengenai keterlibatan kami dalam organisasi maupun kegiatan terorisme di kawasan Asia, khususnya di kawasan Selatan Filipina dan di seluruh dunia,” tegasnya.

Sebenarnya, pembicaraan informal antara pihak pemerintah Filipina dan pemberontak telah dilakukan di Malaysia. Dalam pembicaraan itu, menurut Eid Kabalu, kedua pihak yang bersengketa mencapai kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata. “Ini merupakan perkembangan yang baik,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ignacio Bunye, juru bicara kepresidenan, juga menyebutkan, pernyataan Hashim merupakan sebuah “sinyal yang baik” bahwa MILF siap membicarakan perdamaian. Tapi, dia menekankan, pemerintah tak akan lengah atas kemungkinan adanya serangan yang lain. Dia menolak berkomentar lebih jauh hingga Eduardo Ermita, kepala negosiator perdamaian, mengeluarkan pernyataan.

Keyakinan pemerintah Filipina mengenai keterkaitan antara MILF dan JI didasarkan pada laporan intelijen. Selain kelompok MILF, di Filipina Selatan beroperasi kelompok lain yang terpisah, yakni gerombolan Abu Sayyaf. Kelompok penculik tersebut dituduh terkait dengan al-Qaidah. JI dituduh menjadi dalang di balik serangan bom Bali (afp/jp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 28 Kasus Tahanan Muslim Guantanamo Coba Bunuh Diri
Tulisan selanjutnya Gus Dur Kunjungi Israel Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?