Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

NAMA Foundation Kembangkan Sektor Pendidikan dan Lembaga Sosial di Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 September 2017 10:58 10:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 September 2017 10:58
Bagikan
Acara NAMA Foundation.
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi kemanusiaan NAMA Foundation, bertekad terus mengembangkan sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga atau lembaga sosial kemasyarakatan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan CEO NAMA Foundation, Dr Saleh Bazead, di sela-sela acara Civil Community Capacity Building  (CCCB) Forum di Jakarta, belum lama ini.

Terpilihnya Indonesia sebagai mitra kerja dalam menyalurkan bantuan, menurut Saleh, karena Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berkompeten dan dinilai mampu mengembangkan sektor pendidikan dan mencetak lebih banyak organisasi sosial yang profesional.

Baca: Memilih Lembaga Pendidikan untuk ‘Menyelamatkan’ Buah Hati Kita

Lebih lanjut, Saleh mengatakan, akan lebih banyak lahir di Indonesia, masyarakat yang memiliki jiwa kerelawanan yang tinggi, yang memiliki semangat untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat.

“Bekerja bersama lebih baik dari pada bekerja sendiri. Saya berharap akan terjadi interaksi yang intens antara NAMA Foundation dan organisasi sosial kemasyarakatan di Indonesia,” ujarnya.

Interaksi itu, katanya, antara lain bisa saling memberi motivasi dan bekerja sama. Sehingga akan lebih banyak kebaikan yang mengalir kepada masyarakat Indonesia. Dan diharapkan membawa masyarakat Indonesia menuju kesejahteraan yang lebih baik.

Saleh menjelaskan, dalam kerangka kerja pada tahun 2018, NAMA Foundation mempunyai tiga program unggulan yang akan diimplementasikan di Indonesia. Yaitu, pertama, pendirian pusat pengembangan sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga.

Baca: Nuansa Sosial Masyarakat Yang Harmonis

Kedua, sambungnya, pemberdayaan sektor pendidikan pada aspek pengajar, siswa, dan manajemen sekolah.

Ketiga, pemberdayaan sektor ketiga pada aspek peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga, pembiayaan, dan program-program yang melibatkan massa dan kerelawanan.

NAMA Foundation didirikan pada tahun 2004 di Malaysia, berkonsetrasi pada pengembangan sektor pendidikan dan pengembangan kapasitas organisasi.

NAMA Foundation telah menelurkan beberapa kegiatan sosial di Indonesia. Di antaranya, peningkatan kapasitas di bidang pendidikan, peningkatan kapasitas building bagi para konsultan sosial kemasyarkatan, peningkatan kapasitas pemimpin muda, dan sebagainya.

Selain di Indonesia, NAMA Fundation juga melakukan pengembangan kapasitas pendidikan dan organisasi di beberapa negara lain, di antaranya Tanzania, Kyrgystan, dan Lebanon.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CCCB ForumCEO NAMA FoundationCivil Community Capacity Building ForumDr Saleh Bazeadkegiatan sosiallembaga kemanusiaanmasyarakat IndonesiaNAMA FoundationOrganisasi kemanusiaanSDM Indonesiasosial kemasyarakatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi dan Rusia Setuju Akhiri Perang di Suriah
Tulisan selanjutnya Hari Nasional Catalonia Diwarnai dengan Seruan Kemerdekaan dari Spanyol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?