Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Remaja Amerika Mencuri Mobil Ditembak Mati Polisi dari Kursi Belakang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 April 2023 14:46 2:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 April 2023 14:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Departemen Kehakiman Amerika Serikat akan menyelidiki kasus kematian seorang remaja tersangka pelaku pencurian bersenjata di Washington DC yang ditembak oleh seorang polisi yang duduk di kursi belakang mobil yang dicurinya.

Dalaneo Martin, 17, sedang tertidur pulas di dalam sebuah SUV curian yang diparkir ketika petugas membuka pintunya pada 18 Maret, kata polisi.

Rekaman video dari kamera yang terdapat di badan petugas menunjukkan polisi diam-diam memasuki kendaraan untuk melakukan penangkapan. Ketika terbangun, tersangka langsung tancap gas sementara seorang polisi masih berada di kursi belakang.

Setelah menyuruhnya berhenti, petugas menembak remaja itu dari belakang.

“Hilangnya nyawa selalu tragis tetapi sangat memilukan ketika melibatkan seorang anak,” kata Departemen Kehakiman dalam pers rilis hari Rabu (5/4/2023), mengumumkan penyelidikan hak sipil dalam kasus itu.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Departemen Kehakiman menyebut video bodycam itu “sangat mengenaskan” dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman remaja tersebut, lansir BBC.

Dia ditembak oleh seorang petugas yang tidak disebutkan namanya anggota dari US Park Police – aparat hukum bersenjata yang bertugas di bawah National Park Service – ketika petugas itu melakukan investigasi bersama Washington DC Metro Police.

Rekaman yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan para petugas kepolisian berunding tentang cara menangkap tersangka yang tampaknya sedang tertidur pulas di dalam mobil dengan kondisi mesin menyala. Saat itu waktu menunjukkan sebelum pukul 09:00 hari Sabtu 18 Maret 2023.

Mereka mendiskusikan cara untuk memasuki kendaraan dengan merobek lapisan plastik yang dipakai sebagai penutup jendela darurat meringkus tersangka sebelum dia kabur membawa kendaraan.

Seorang anggota Kepolisian Washington DC terdengar dalam video itu, menyarankan kepada polisi anggota Park Police, “Tolong jangan sampai terjebak di dalam [kendaraan].”

Rekaman video menunjukkan, remaja tersebut terjaga dan langsung melarikan kendaraannya, sementara polisi anggota Park Police itu masih tertinggal di dalam mobil.

“Berhenti Bung, biarkan saya keluar! Biarkan saya keluar!” teriak polisi itu.

“Berhenti. Berhenti atau saya tembak!” ujarnya beberapa detik sebelum melepaskan beberapa tembakan.

Mobil berwarna putih itu lantas menabrak dinding sebuah rumah beberapa detik kemudian dan polisi bergegas memberikan pertolongan pertama kepada remaja itu di halaman depan rumah tersebut. Para petugas mengatakan sebuah senjata api ditemukan di dalam mobil curian itu.

Pimpinan serikat polisi US Park Police membela tindakan yang dilakukan salah satu anggotanya tersebut.

“Ada alasan yang sah baginya untuk berada di dalam mobil tersebut, penggunaan kekerasan dibenarkan dan serikat pekerja mendukung tindakan yang diambil petugas itu,” kata Kenneth Spencer kepada Washington Post.

Ibu remaja itu mengatakan dirinya ingin petugas yang menembak mati anaknya agar dipecat dan dihukum.

“Penderitaan ini sangat menyakitkan,” kata Terra Martin kepada wartawan hari Rabu seperti dikutip BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatpolisiremaja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Pukuli Jamaah Masjid Al-Aqsha, Presiden Erdogan: Tidak Dapat Diterima!
Tulisan selanjutnya 55 WNA Asing Berbahasa Mandarin Ditangkap Polri dalam Kasus Penipuan Telekomunikasi Jaringan Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?