Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Raja Charles III Dukung Penelitian Keterlibatan Monarki Inggris Dengan Perbudakan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 April 2023 10:26 10:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 April 2023 10:26
Bagikan
Pangeran Charles dan ibunya Ratu Elizabeth II.
Bagikan

Hidayatullah.com– Raja Charles III untuk pertama kalinya memberi isyarat dukungan untuk penelitian tentang hubungan monarki Inggris dengan perbudakan setelah sebuah dokumen menunjukkan adanya raja yang memiliki saham di perusahaan perdagangan budak.

Raja Charles menganggap masalah ini “sangat serius” dan akademisi akan diberi akses ke koleksi dan arsip kerajaan, kata seorang juru bicara Istana Buckingham hari Kamis (7/4/2023), seperti dilansir Associated Press.

Pernyataan itu merupakan respon atas artikel yang dimuat koran The Guardian, yang mengungkap adanya dokumen yang menunjukkan transfer saham bernilai 1.000 pound ke Raja William III pada 1689 oleh wakil gubernur atau bos perusahaan perdagangan budak Royal African Company.

Surat kabar tersebut melaporkan keberadaan dokumen itu sebagai bagian dari rangkaian laporan perihal kekayaan dan keuangan kerajaan, serta hubungan monarki Inggris dengan perbudakan.

Charles menduduki tahta Inggris tahun lalu menyusul kemangkatan ibunya Ratu Elizabeth II. Penobatannya sebagai raja dijadwalkan akan digelar pada 6 Mei.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Charles dan putra tertuanya, Pangeran William, pernah mengungkapkan keprihatinan terhadap perbudakan tetapi belum pernah mengakui adanya keterlibatan monarki dalam perdagangan budak.

Penelitian terhadap keterkaitan keluarga kerajaan dengan perbudakan ini disponsori bersama oleh Historic Royal Palaces dan Manchester University, dan diharapkan rampung pada 2026.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Charles IIIinggriskerajaanmonarkiperbudakan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Oposan dan Oplosan
Tulisan selanjutnya Hakim Perintahkan Hukum Mati Ayam setelah Suara Kokoknya Mengganggu Tetangga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?