Hidayatullah.com– Serangan udara Israel atas kota pelabuhan Sidon, Libanon, pada Jumat dini hari (4/4/2025) merenggut nyawa seorang komandan Hamas beserta satu putra dan satu putrinya.
Serangan yang menarget Hassan Farhat, komandan Hamas di bagian barat Libanon, itu menyebabkan kerusakan parah pada sebuah blok apartemen di Sidon, lapor AFP.
Dalam pernyataannya, militer Zionis mengatakan bahwa serangan dilakukan oleh tentara Israel dan Shin Bet dengan target Hassan Farhat karena dia sudah melakukan sejumlah serangan terhadap tentara dan warga sipil Israel. Serangan Hamas itu antara lain tembakan roket ke kota Safed pada 14 Februari 2024 yang menewaskan seorang tentara Israel, kata militer Zionis.
Sayap militer Hamas Brigade Ezzedine Al-Qassam dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Gaza mengkonfirmasi kematian Farhat, putranya Hamza yang juga anggota mereka, serta putrinya yang bernama Jenan.
Seorang koresponden AFP melihat api berkobar di bangunan empat lantai itu usai serangan tersebut, yang menimbulkan kerusakan parah di blok apartemen itu dan bangunan-bangunan lain di sekitarnya sehingga menimbulkan kepanikan warga di permukiman padat penduduk itu.
Media pemerintah Libanon National News Agency melaporkan serangan terjadi pada hari Jumat pukul 3:45 pagi di Sidon dan sedikitnya tiga orang terbunuh.*




