Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Queensland Ini Ditangkap setelah Mabuk, Melukai Orang dan Telanjang di Provinsi Aceh

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Mei 2023 19:29 7:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Mei 2023 19:29
Bagikan
Bodhi Mani Risby-Jones (23 tahun), yang tiba-tiba mengamuk dengan telanjang bulat dan memukuli orang lewat di depan hotelnya di Pulau Simelue, Aceh
Bagikan

Hidayatullah.com—Media internasional memberitakan penangkapan turis asing bernama Bodhi Mani Risby-Jones (23 tahun), yang tiba-tiba mengamuk dengan telanjang bulat dan memukuli orang lewat di depan hotelnya di Pulau Simelue, Aceh.

Warga Australia itu ditahan Kamis (27/4/2023) dini hari di Pulau Simeulue, menurut The Sydney Morning Herald. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang warga Simeulue, Edy Ron (39 tahun) terluka parah dan dijerat Pasal 351 KHUP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Polisi setempat menuduh Risby-Jones meninggalkan kamarnya dalam keadaan telanjang dan menyerang seorang petugas keamanan yang berusaha menghentikannya.

Menurut Kapolres Simeulue AKBP Jatmiko mengatakan, Bodhi Risby-Jones sedang minum sebelum keluar dari kamar hotelnya tanpa busana lalu ngamuk setelah tengah malam. Saat mengamuk, ia bertelanjang bulat, lalu memukuli orang lain secara acak mengakibatkan seorang orang terluka.

Ia bahkan mengejar dan memukuli orang-orang di jalan utama desa. Beberapa waktu sebelum jam 1 pagi, Risby-Jones menabrak pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Kemudian ia mengangkat dan melemparkan sepeda motor ke pengendara yang jatuh ke selokan.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Polisi mengatakan orang tersebut mengalami luka serius yang membutuhkan lebih dari 50 jahitan pada tumitnya, serta patah tulang.

“Dia keluar dari kamarnya telanjang bulat. Satpam mencoba menghentikannya tetapi dipukul di leher dan jatuh,” kata Jatmiko, “Kemudian dia kembali ke jalan dan mengganggu orang yang lewat. Dia hampir memukul semua orang yang ada di jalan.”

Penduduk yang melihat kejadian tersebut marah dan mencoba membakar resor tempat Risby-Jones menginap, tambah kepala polisi. “Beruntung, polisi setempat dan kepala desa berhasil menenangkan kerumunan,” katanya.

Otoritas mengatakan mereka menemukan botol alkohol setengah kosong di kamar Risby-Jones. Namun, ia mengatakan kepada polisi bahwa ia tidak minum alkohol. Risby-Jones kemudian mengaku ia tidak menjadi dirinya sendiri selama kejadian tersebut.

“Saya merasa tidak menjadi diri saya sendiri, seperti terkena pengaruh gaib,” kata Risby-Jones saat muncul di hadapan media setempat di bawah pengawasan polisi. “Saya (saat itu merasa) bukan saya sendiri. Saya biasanya orang yang baik.”

“Untuk semua yang telah saya tidak hormati dan sakiti, saya benar-benar minta maaf, tolong maafkan saya,” kata Risby-Jones dalam pernyataan yang dikutip pihak keluarga dikutip Sydney Morning Herald. “Dia sangat menyesal dan meminta maaf dan mengakui rasa sakit yang dia timbulkan pada korban Tuan Edi Ron dan keluarganya,” kata pihak keluarganya.

Sebagaimana diberitakan, Risby-Jones, sedang berlibur untuk berselancar.  Sebagaimana diketahui, Simeulue Sumatra adalah surga bagi peselancar, khususnya dari Noosa di Queensland.

Ditanya tentang tindakannya pada Sabtu pagi, Risby-Jones mengaku hanya minum satu teguk vodka dan bahwa dia “biasanya tidak minum banyak di Australia.”

Bagaimanapun, ia telah terbukti melakukan penganiayaan yang mengakibatkan luka fisik serius. Ia juga bisa menghadapi dakwaan berdasarkan hukum Islam, karena konsumsi alkohol yang sangat dilarang di Aceh.

Ia bisa dijerat hukum cambuk atau Pasal 351 KHUP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun penjara.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehBodhi Mani Risby-JonesHeadlinemabuktelanjangturisturis Australia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Temuan Penelitian Tim MUI tahun 2002 terkait Dugaan Penyimpangan di PP Al-Zaytun  
Tulisan selanjutnya Donald Trump Berjanji akan Kembali Larang Warga Muslim Masuk AS Jika Terpilih Jadi Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?