Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Busyro Muqoddas Ingatkan Kader Tidak jadikan Muhammadiyah Alat Tunggangan Politik!

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Mei 2023 21:28 9:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Mei 2023 21:26
Bagikan
Ketua PP Muhammadiyah yang sekaligus mantan pimpinan KPK, Busyro Muqoddas
Bagikan

Hidayatullah.com— Ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas  mengajak segenap kader Muhammadiyah mempertahankan benteng marwah organisasi. Pandangan ini sejalan dengan Kepribadian Muhammadiyah yang memilih fokus sebagai gerakan dakwah Islam daripada terlibat langsung dalam politik praktis.

“Muhammadiyah pada level pimpinan, AMM (angkatan muda Muhammadiyah), AUM (amal usaha Muhammadiyah) dan kader ekstra perlu mempertahankan benteng marwah organisasi. Tidak menjadi bagian kepentingan politik dan korporasi yang oportunis-pragmatis,” ucapnya dalam acara “Dialog Ideopolitor” Sabtu malam (06/05/2023) di Universitas Ahmad Dahlan.

Menurut Busyeo, sejak awal, Muhammadiyah fokus gerakannya pada bidang pendidikan, kesejahteraan sosial, serta tidak menjadi organisasi politik. Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah yang menyebarluaskan dan memajukan ajaran Islam melalui jalur pembinaan masyarakat, bukan melalui jalur partai politik atau perjuangan politik-kekuasaan.

Menurutnya, Muhammadiyah adalah organisasi besar yang harus dijaga marwah dan keberadaannya secara seksama dan arif bijaksana. Mantan Wakil Ketua KPK ini juga menyampaikan agar segenap kader Muhammadiyah memperkuat basik gerakan keilmuan islam yang berwatak profetik dan advokatif dalam bingkai keadaban.

Kesadaran profetik berarti kader Muhammadiyah mesti memiliki nilai humanisasi yang memanusiakan manusia, liberasi yang membebaskan manusia dari ragam belenggu, dan transendensi yang membangun hubungan dengan Tuhan.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Busyro turut mendorong agar tiap-tiap kader Muhammadiyah memperkokoh karakter ‘memberi lebih mulia dari pada meminta dan menyalahgunaan amanat’. Penyalahgunaan amanat hanya akan memproduksi kemudharatan dan menjauhkan kemaslahatan.

Daripada meminta dan menyalahgunakan amanat, Busyro menilai lebih baik mempertajam fokus gerakan kader profesional untuk penggiat advokasi kemanusiaan dan kebangsaan dengan amaliah insaniyah dan ihsaniyah.

“Perlu mekanisme institusional untuk gerakan pencegahan dan penindakan penyimpangan wasiat KH Ahmad Dahlan tidak menjadikan muhammadiyah sebagai batu loncatan kepentingan politik dan bisnis sesaat-nir adab,” demikian ujarnya dikutip laman Muhammadiyah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Busyro MuqoddasHeadlineMuhammadiyahpolitik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Foto] Infak Digital
Tulisan selanjutnya Sebanyak 23.000 Orang Melarikan Diri Akibat Kerusuhan Etnis di Manipur India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?