Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kritik Media Asing, Erdogan: Turki Bukan Barat, akan Memutuskan Nasib Negerinya Sendiri

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Mei 2023 16:58 4:58 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Mei 2023 17:10
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Recep Tayyip Erdogan mengkritik liputan media internasional yang baru-baru ini mencoba mempengaruhi opini publik melalui artikel dan pemberitaan tentang Pemilihan Umum (Pemilu) di Türkiye yang dilaksanakan hari Ahad, 14 Mei 2023.

“Apa yang dikatakan semua majalah di sampulnya? ‘Erdogan harus pergi.’ (Yang diterbitkan media) Jerman, Prancis, dan Inggris mengatakan demikian. Ada apa denganmu?,” kata Erdogan.

“Bagaimana Anda menempatkan kata-kata ini di sampul majalah ini? Bukan Anda, Barat! Bangsa saya (sendiri) yang memutuskannya,” kata Erdogan di sebuah acara di Istanbul sebagaimana dikutip Yenisafak.

Pernyataannya Erdogan itu muncul setelah majalah Inggris The Economist dianggap menargetkan presiden Turki itu dengan membuat sampul bertuliskan “Selamatkan demokrasi”, “Erdogan harus pergi”, dan “Pilih!”

Majalah French Le Point dan L’Express juga menampilkan sampul anti-Erdogan. Selain serangan media asing kepada Erdogan, proses Pemilu juga diisukan dengan klaim adanya campur tangan Rusia dan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Dalam sebuah ciutan, Erdogan menggambarkan pemilihan presiden dan parlemen hari Ahad sebagai “pesta besar demokrasi” yang dilakukan “dalam damai dan tenang.”  Proses pemilihan dianggap menunjukkan “kedewasaan demokrasi” Türkiye, kata Erdogan.

Dia juga mengkritik sikap tergesa-gesa oleh beberapa orang untuk mengumumkan hasil sementara suara, padahal masih proses penghitungan, dengan mengatakan hal ini berarti “merebut keinginan nasional.”

“Sementara Pemilu berlangsung dalam suasana demokrasi yang positif, dan karena suara masih dihitung, terburu-buru mengumumkan hasilnya akan menjadi perampasan kehendak nasional,” katanya.

Tuduhan Campur Tangan Asing

Mengenai klaim pemimpin partai oposisi utama Turki, Kemal Kilicdaroglu, tentang campur tangan Rusia dalam pemilu, Erdogan menampiknya. “(Kilicdaroglu berkata) Rusia memanipulasi pemilu di Türkiye. Malu pada Anda!”

“Jika saya mengatakan ‘Amerika memanipulasi Pemilu di Türkiye, Jerman memanipulasinya, Prancis memanipulasinya, Inggris memanipulasinya’, apa yang akan Anda (Kilicdaroglu) katakan?” tambahnya.

Erdogan mengatakan dia berhubungan dengan negara-negara (yang disebut ini) selama 20 tahun dan bertanya kepada Kilicdaroglu: “Berapa kali Anda datang bersama mereka? Bagaimana Anda mengenal mereka?”

Kilicdaroglu hari Kamis menuduh Rusia berada di balik konten video yang diduga mendiskreditkan calon presiden dalam pemilihan mendatang.  “Teman-teman Rusia yang terkasih, Anda berada di balik montase, konspirasi, konten palsu yang dalam, dan rekaman yang diekspos di negara ini kemarin.”

“Jika Anda ingin persahabatan kami berlanjut setelah 15 Mei, lepaskan tangan Anda dari Turki. Kami masih mendukung kerja sama dan persahabatan,” kata Kilicdaroglu melalui akun Twitter.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov hari Jumat menolak tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa tidak mungkin ada campur tangan Rusia dalam pemilu Turki, dan “mereka yang menyebarkan desas-desus seperti itu adalah pembohong.”

Rusia menghargai hubungan dengan Türkiye karena mengambil “posisi yang sangat bertanggung jawab, berdaulat, dan bijaksana,” tambahnya.

Seperti diketahui, Turki menuju pemilihan presiden putaran kedua setelah Presiden Tayyip Erdogan mengungguli proyeksi dalam pemilihan hari Ahad. Erdogan yang berusaha memperpanjang kekuasaannya selama dua dekade, memimpin jumlah perolehan suara cukup besar atas saingannya, tetapi gagal mencapai suara mayoritas.

Baik Erdogan maupun saingannya Kemal Kilicdaroglu tidak memenuhi ambang batas 50% yang diperlukan untuk menghindari putaran kedua. Kemenangan salah satu kandidat akan menentukan nasib Turki di masa depan. Apakah negara anggota NATO berpenduduk 85 juta jiwa ini tetap ke jalur demokrasi yang lebih dekat dengan Islam, atau kembali ke negara sekuler di bawah bayang-bayang Kemal Attaturk.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinemedia asingPemilu TurkiRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persaudaraan Alumni 212 Menolak Band Coldplay karena Menukung LGBT
Tulisan selanjutnya Menjelang Haji Pemukim di Arab Saudi Dilarang Masuk Makkah Tanpa Surat Izin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?