Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Wanita Penyuka Traveling Ini Memilih Makkah Destinasi Terakhir dan Menghadap Allah!

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juli 2023 11:23 11:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juli 2023 11:21
Bagikan
Aziq Abd Sukor bersama mendiang ibunya Roslinda Abd Hamid (foto: MStar)
Bagikan

Hidayatullah.com—Sukacita tergambar jelas di wajah seorang ibu yang berkesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci. Tapi kegembiraan itu berakhir kesedihan anggota keluarga karena wanita ini akhirnya tidak pernah kembali pulang ke rumah.

Kisah ini divideo yang diunggah seorang tiktoker Malaysia, Aziq Abd Sukor di media social yang membuat netizen ikut bersedih. Aziq berbagi cerita, bagaiamana dirinya dan ibunya termasuk di antara jamaah umrah yang bisa sampai di Tanah Suci pada 18 Januari lalu.

Menurut Aziq, sesampai beribadah umrah, ibunya, yang memiliki penyakit kanker payudara stadium empat menghembuskan nafas terakhirnya di usia 52 tahun di sebuah hotel di Makkah pada 27 Januari lalu.

“Mama (panggilan ibu) sedang merencanakan saya, ayah tiri dan bibi untuk menunaikan umrah. Dari Malaysia, ibu dalam keadaan sehat untuk pergi ke Tanah Suci,” ujar Aziq di akun TikTok-nya.

@aziqsukorsok

Saya ada pinned perjalanan saya di kota Makkah bersama Mama. Simpan sini untuk kenangan dengan mama. Tengok video ni jadi sebak pula 😅 27/1/2023

♬ original sound – AziqSukorSoK – AZIQSUKOR

“Kami tiba di Madinah dulu. Setelah tiba di Makkah, mama mulai merasa tidak enak badan dan dirawat di rumah sakit… dia berhasil melakukan umrah,” katanya kepada mStar.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Aziq, 25 tahun, mengatakan meski menderita kanker payudara selama tujuh tahun terakhir, hal itu tidak mematahkan semangat ibunya untuk melakukan aktivitas yang diminatinya.

“Mama mengikuti banyak lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang terlibat dalam kegiatan kesejahteraan. Dia rela mengeluarkan uang untuk amal.”

“Dia suka menyenangkan orang, dan pada saat yang sama tidak ingin menyusahkan anak-anak. Mama sakit tapi dia berusaha untuk tidak menunjukkan bahwa dia sakit,” katanya.

Menurut anak ketiga dari empat bersaudara ini, ibunya sering menghabiskan waktu luangnya untuk berbelanja dan traveling. “Mama suka jalan-jalan, dia sudah ke banyak tempat. Mama bilang tempat terakhir yang ingin dia kunjungi adalah Makkah.”

“Makanya ibu memilih Makkah (tanah suci) untuk umrah. Tempat yang sangat ingin dituju. Alhamdulillah dapat apa yang diharapkan,” imbuhnya.

Namun, Aziq baru menyadari sesuatu yang tidak terduga setelah enam bulan meninggalnya ibunya, mendiang Roslinda Abd Hamid. “Sebenarnya tanggal awal kita berangkat ke Tanah Suci adalah 27 Januari. Tapi ibu tergerak untuk pindah travel agent karena beberapa faktor.”

Kita bisa membuat konten yang membuat banyak orang bahagia, tapi kita tidak bisa menghilangkan rasa sedih dan rindu mengingat ibu yang telah pergi.

“Jadi, kita berangkat lebih awal. Kalau ngomongin rindu mama, baru sadar kalau tanggal aslinya jatuh di hari mama meninggal,” ucapnya lagi.

Aziq yang merupakan seorang content creator mengaku banyak memproduksi konten di media sosial, terutama konten humor dan lucu. Aziq mengatakan, keinginan ibu untuk pergi ke Tanah Suci menjadi kenyataan.

“Kita bisa membuat konten yang membuat banyak orang bahagia, tapi kita sendiri tidak bisa menahan rasa sedih dan rindu mengingat ibu yang telah tiada.”

“Ketika ibu saya meninggal di Tanah Suci, saya bisa tetap tenang sampai saya kembali ke tanah air tanpa dia. Perasaan tenang itu berbeda, sulit untuk dijelaskan.”

“Sekarang rasa rindu ibu semakin kuat. Dan setiap rindu itu datang, aku menangis,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinemakkahtanah sucitiktoker Malaysiatraveling
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keluarga Syuhada Palestina Diundang Haji, Hamas: Terimakasih Arab Saudi!
Tulisan selanjutnya Pamer Emas Sepulang Haji, Bea Cukai akan Panggil Mira Hayati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?