Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Bos Intelijen Kosovo Dibui Terkait Penangkapan Warga Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2023 13:14 1:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2023 13:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Kosovo menjatuhkan hukuman penjara empat tahun delapan bulan bulan atas mantan kepala dinas intelijen Kosovo, berkaitan dengan penangkapan dan ekstradisi ke Turki enam orang yang dituding pemerintah Ankara terlibat percobaan kudeta 2016.

Enam warga negara Turki itu ditangkap dan dideportasi ke Turki pada tahun 2018. Mereka dituduh oleh Ankara terkait dengan sekolah-sekolah yang dibiayai oleh gerakan Hizmet pimpinan Fetullah Gulen, yang dituding pemerintah Turki sebagai otak dari kudeta gagal tahun 2016.

Bekas kepala dinas intelijen Driton Gashi dihukum penjara setelah dinyatakan menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya, kata pengadilan rendah di ibukota Kosovo, Pristina, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters Rabu (19/7/2023). Pihak terdakwa dan jaksa masih dapat mengajukan banding atas keputusan itu ke pengadilan yang lebih tinggi.

Setelah dideportasi dari Kosovo, keenam warga Turki tersebut dihukum penjara antara 7 dan 15 tahun.

Para aktivis HAM menuding pemerintah Kosovo – yang memiliki hubungan erat dengan Ankara – melanggar hak asasi manusia dalam penangkapan tersebut. Pasalnya, tidak ada bukti orang-orang itu terlibat langsung dengan kudeta.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sebagaimana diketahui, menyusul percobaan kudeta yang gagal pada 2016 pemerintah Turki pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan menuding kelompok pimpinan Fetullah Gulen sebagai otak dan pelaku kudeta. Gulen – yang lebih dulu populer di kalangan rakyat Turki – merupakan teman baik Erdogan yang membantu menaikkan pamor politik pentolan partai AKP itu di Turki. Namun, persahabatan di antara mereka berubah menjadi getir setelah Gulen dikabarkan tidak lagi sejalan dengan pemikiran dan langkah politik Erdogan, yang dipandang sebagian kawan politiknya menjadi cenderung otoriter.

Fetullah Gulen dan gerakan yang diprakarsainya, dikenal sebagai Hizmet Hareketi, banyak membangun sekolah-sekolah di luar negeri untuk anak-anak keluarga diaspora, pekerja migran dan juga diplomat Turki. Bahkan menurut sejumlah laporan media, jumlah sekolah Turki di luar negeri yang dikelola oleh Hizmet jauh lebih banyak daripada yang didirikan oleh pemerintah Ankara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fetullah GulenHizmetintelijenKosovokudetaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Amerika yang Ditangkap Korea Utara Merupakan Tentara yang Kabur dari Detensi Militer
Tulisan selanjutnya Emir Qatar ‘Supiri’ Presiden Erdogan Pakai Mobil Listrik Buatan Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?