Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Buntut Pembakaran Al-Quran, Perusahaan Ritel Besar Qatar Boikot Produk Swedia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Juli 2023 11:17 11:17 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Juli 2023 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Perusahaan ritel besar Qatar melakukan boikot semua produk impor asal Swedia, sampai waktu yang tidak ditentukan. Langkah tegas perusahaan Souq Al Baladi tersebut diambil menanggapi pembakaran Al-Quran yang terjadi di Swedia, lapor Doha News.

Pembakaran Al-Quran di Swedia yang dilakukan oleh Salwan Momika, seorang migran Iraq, dengan perizinan resmi menimbulakn kecaman luas dari negara-negara Muslim karena penodaan yang disengaja dan perlakuan menghasut terhadap teks agama.

Ketika ketegangan terus meningkat, pemerintah Qatar telah mengambil langkah formal untuk memanggil duta besar Swedia, menyampaikan ketidakpuasan mereka atas apa yang mereka anggap sebagai tanggapan yang tidak memadai dari otoritas Swedia dalam mencegah praktik-praktik ofensif ini.

Konsekuensi ekonomi potensial dari boikot ini sangat penting, mengingat status Swedia sebagai pemain kunci dalam lanskap ekonomi Uni Eropa dan hubungan perdagangannya yang kuat dengan Qatar. Di antara barang yang terkena dampak adalah berbagai komoditas, namun tidak terbatas pada produk makanan, minuman, kendaraan, dan mesin saja.

🇶🇦 Di Qatar … mereka mulai menarik produk Swedia dari pusat perbelanjaan, sebagai tanggapan atas penghinaan Al-Qur'an. pic.twitter.com/DJJGgezRHm

— Isti_F (@IFyou_611) July 24, 2023

Dilansir Yeni Safak (25/07/2023), aksi boikot semacam ini juga pernah terjadi di masa lalu. Tepatnya pada tahun 2020 setelah pernyataan menyinggung Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang Islam dan karikatur Nabi Muhammad. Saat boikot, ekspor Prancis ke Qatar menurun secara signifikan, sekitar 59%.

Baca Juga

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Penurunan angka perdagangan yang mencolok ini, dari $4,2 juta pada tahun 2019 menjadi $1,7 juta pada tahun 2020, menggambarkan konsekuensi luas dari boikot yang digagas oleh masyarakat sebagai tanggapan atas anggapan Islamofobia.

Situasi yang sedang berlangsung telah memicu perdebatan global, berfokus pada keseimbangan antara prinsip-prinsip kebebasan berekspresi dan kebutuhan untuk menghormati keyakinan agama yang beragam. Akibatnya, ekspresi protes di ranah virtual mendapatkan momentumnya, terutama di antara negara-negara yang berpenduduk Muslim cukup besar, di mana insiden baru-baru ini ditafsirkan sebagai pelanggaran yang sangat ofensif terhadap keyakinan Islam.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boikot SwediaHeadlinepembakaran al-QuranQatarSalwan Momika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) ‘Israel’ Diguncang Kerusuhan Massal
Tulisan selanjutnya Pemakaman Kuno Gaza Pemakaman Kuno Ditemukan di Gaza, Dua Diantaranya Berisi Sarkofagus Langka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

5 Juni 2026 05:00
Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?