Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tiga Cara Efektif Membaca Buku ala Mas Imam Nawawi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Juli 2023 10:22 10:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Juli 2023 09:25
Bagikan
Imam Nawawi, mantan Ketua Pemuda Hidayatullah mengisi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Jum’at, 28 Juli 2023
Bagikan

Hidayatullah.com—Ada banyak cara agar orang bisa membaca buku secara efektif. Sebab membaca efektif bisa mengasah untuk berpikir lebih sistematis.

Demikianlah salah satu motode membaca ala Imam Nawawi, mantan Ketua Pemuda Hidayatullah saat mengisi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Hidayatullah (Pemhida) tahun 2023 hari Jum’at, 28 Juli 2023.

“Membaca itu ada tiga tingkatan cara, pertama membaca untuk menangkap energi. Dalam konteks ini, tidak perlu membaca buku dari awal sampai akhir. Tetapi kita mengambil kalimat-kalimat yang memang penting sesuai dengan kebutuhan kita,” ungkap pria yang aktif menulis di media massa ini.

Ketua Umum PP Pemhida ke-6 ini, memberikan contoh empiris dengan pengalaman menulis dan profesi pribadinya yang saat ini sebagai Humas Baitul Mal Hidayatullah (BMH).

Menurutnya, sebagai Humas BMH, penting baginya untuk membaca buku yang memiliki kaitan dengan sedekah dan zakat. Suatu ketika, ia membutuhkan narasi-narasi tentang pentingnya sedekah dan zakat.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Ia kemudian melihat ada buku autobiografi Syeikh Yusuf Qardhawi. Beliau bercerita di dalam bukunya bahwa di kampung beliau sejak beliau lahir itu ada dua tradisi utama yang berlangsung.

Yang pertama adalah baca Al-Qur’an dan yang kedua ialah sedekah. Sampai setiap hari itu kalau tidak ada orang yang datang ke rumahnya, maka dipanggil dan dicari dari desa sebelah supaya bisa datang makan di rumahnya. 

“Artinya apa, Anda perlu mencari bacaan yang bisa mendukung kebutuhan Anda. Apa yang saya baca dari buku itu masih ingat sampai sekarang, kenapa? Karena saya membaca sesuai kebutuhan,” lanjutnya.

Menurut Imam, yang kedua ialah membaca untuk mengasah kemampuan berpikir. Apabila bertemu dengan topik yang sulit dimengerti, itulah justru yang harus dibaca, kalau perlu berulang-ulang sampai mengerti.

“Kalau antum punya tema dalam buku yang sulit dipahami, itulah yang harus dibeli. Tidak paham, baca lagi, untuk kita bisa memahami apa kira-kira spirit dan ruh dari penulis buku,” papar Magister Pendidikan jebolan Universitas Ibnu Khaldun Bogor ini.

Dalam pandangannya, membaca tema yang sulit dipahami bertujuan untuk latihan mengasah pikiran. Kita ini sulit berpikir karena tidak terbiasa dilatih. Sehingga kalau ditanya, sulit memberikan jawaban yang sistematis.

Cara membaca yang ketiga, menurut Imam, ialah membaca dari awal sampai akhir secara keseluruhan. Ia juga memberikan rekomendasi buku bacaan, menurutnya, buku biografi para pahlawan sangat bagus dibaca sebagai langkah awal membangun budaya membaca.

“Bagusnya untuk sementara, karena proses membangun budaya, baca saja biografi-biografi para pahlawan itu. Ini juga yang sering direkomendasikan oleh Pemimpin Umum Hidayatullah, KH Abdurrahman Muhammad,” pungkasnya.

Rakernas Pemhida ini merupakan yang pertama di bawah kepemimpinan Rasfiuddin Sabaruddin, periode 2023-2026. Periode sebelumnya, 2020-2023, Pemhida dipimpin oleh Imam Nawawi.*/Rizki Ulfahadi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Imam Nawawimembaca efektifpemuda Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dai Ikadi Diharapkan menjadi Perekat Umat
Tulisan selanjutnya Mencuci Uang Narkoba Putra Presiden Kolombia Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?